Sunday, January 4, 2015

20 Tips Keuangan Ala Safir Senduk

Siapa yang tidak mengenal Safir Senduk? Tokoh perencana keuangan ini jebolan STIE I/BMI Jakarta. Dia adalah penulis di sejumlah media cetak a.l. Tabloid Bisnis Uang dan sejumlah radio a.l. Indika 91,6 FM dan Pas 92,4 FM. Keduanya di Jakarta.

Dia penulis sejumlah buku tentang perencanaan keuangan dan buku terkenalnya Seri Perencanaan keuangan Keluarga. Selain sebagai pembicara di sejumlah seminar, televise dan radio, juga pemilik www.perencanakeuangan.com,  situs terlengkap di Indonesia tentang perencanaan keuangan. Ada juga akun @SafirSenduk.

Berikut adalah  salah satu tips keuangannya dengan judul 20 Tips Keuangan ala Safir Senduk  yang sangat populer itu:

1. Secara Sopan Santun, Bank gak boleh ngeluarin Kartu Kredit tanpa Seijin Kita.

2. Bisnis apa yang Modal Kecil tapi bisa dijual mahal? Bisnis Konsultasi.

3. Investasi Barang Koleksi. Semua Barang bisa dikoleksi, tapi tidak semua Barang Koleksi bagus untuk Investasi.

4. Anda Karyawan sekaligus Bisnis Sampingan? Silakan berhenti jadi Karyawan kalau Penghasilan Bisnis sudah 3x Gaji.

5. Pengen Mobil tapi Dana Terbatas? Pertimbangkan Mobil Second. Ini karena Nilai Mobil menyusut Sangat Besar di Tahun-tahun Pertama.

6. Pengen Kredit Mobil baru? Kalau punya cashnya, mending bayar cash aja.

7. Dua Macam Aset: (1) Aset yg bikin kita selalu Keluar Uang Tiap Bulan, dan (2) Aset yg bikin kita Dapat Uang Tiap Bulan.

8. 5 Komponen Biaya Liburan: (1) Transport, (2) Akomodasi, (3) Makan Minum, (4) Obyek Wisata, dan (5) Belanja & Oleh-oleh.

9. Anda Single Parent? Pertimbangkan untuk punya Bisnis Sendiri. Jangan Melulu mengandalkan Pekerjaan Sebagai Karyawan.

10. Kredit Barang Bank Syariah: Bank beli barang itu, lalu JUAL ke kita dgn Harga Lebih Tinggi yang kita cicil. Sampai Lunas. Fixed.

11. Beda Beli Barang via Kredit di Bank Umum & Bank Syariah? Bank Umum: Kita bayar Pokok+Bunga yg Naik Turun. Akadnya Kredit

12. Beda Nabung di Bank Umum & Bank Syariah? Di Bank Umum dapatnya Bunga. Di Bank Syariah dapatnya Bagi Hasil (dari Keuntungan Bank).

13. Makin Panjang Jangka Waktu Invest, makin GPP pilih Produk Investasi yg Potensi Hasilnya Besar biarpun Risikonya Besar.

14. Tab Berjangka vs Asuransi Jiwa? Kalau pilihannya hanya 2 itu, maka u/ Hasil Lebih Besar, pilih Tab. Berjangka.

15. Tips Liburan Budget Mepet: Tekan di Biaya Penginapan & Transport. Penginapan: Hotel Melati. Transport: Low Fare Airline.

16. Tiga Macam Budget Liburan: (1) Budget Mepet, (2) Budget Normal, (3) Budget Lebih.

17. Yg namanya Kredit, sebaiknya digunakan u/ Hal Produktif. Kalau Kredit cuma jadi Sofa, Baju atau Liburan, itu mah percuma.

18. Makan Sebelum Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang. Dlm Keuangan, Siapkan Investasi dr Jauh Hari, dan Jgn Tamak dgn Returnnya.

19. Reksa Dana Syariah: Reksa Dana yang berinvestasi ke Instrumen Pasar Modal dan Pasar Uang yang sesuai Syariah Islam.

20. “Untuk yg baru kerja, Dana Terbatas, mulailah dengan Tabungan Berjangka, kemudian meningkat ke ReksaDana.


http://manajemen.bisnis.com/read/20130729/55/153634/20-tips-keuangan-ala-safir-senduk

Saturday, December 27, 2014

Kerja Maksimal Uang Minimal

Kerja Maksimal Uang Minimal, Apa yang terjadi?

Menjadi orang yang mapan secara finansial adalah impian banyak orang. Masalahnya, hanya sedikit orang yang benar-benar disiplin mengatur arus uang, selebihnya memilih untuk menerapkan gaya hidup ekstravaganza yang membuat mereka tersiksa di hari menjelang gajian.

Berikut ini beberapa penyebab mengapa nominal pada tabungan Anda tak kunjung meningkat dari bulan ke bulan?

Pengeluaran yang berlebih
Lebih besar pasak daripada tiang, Itulah pribahasa yang tepat bagi keadaan Anda yang lebih besar pengeluaran daripada pemasukan. Anda harus dapat mengendalikan semua pengeluaran yang Anda lakukan.

Menurut Ramit Sethi, Financial Expert, Penulis I will Teach You To Be Rich, dan Rod Ebrahimi, CEO, Ready for Zero, menyarankan untuk Anda memaksakan pemasukan untuk setara dengan gaya hidup berlebihan. Turunkan ekspektasi Anda, sadari bahwa uang yang Anda sia-siakan di waktu sekarang bisa menjadi aset berharga di masa depan.

Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk adalah saat memegang uang lebih Anda menjadi punya hasrat untuk membeli segala sesuatu. Cobalah batasi keinginan Anda untuk membeli barang-barang tak penting yang bukan jadi kebutuhan Anda.

Utang
Kartu kredit bisa jadi pedang bermata dua, di sisi lain banyak promo dan kelebihan yang diberikan oleh kartu kredit, di sisi lain tumpukan utang Anda kian “subur”. Untuk Anda yang belum bisa mengendalikan keuangan, pikir seribu kali untuk membuka kartu kredit.

Terlalu banyak tagihan
Cobalah cek kembali tagihan bulanan Anda. Jika ada biaya yang dapat Anda kurangi tiap bulannya, tak ada salahnya untuk berhenti berlangganan atau mungkin tidak memakai jasa tersebut sama sekali.


Sumber :
BOLDSKY
http://female.kompas.com

Friday, December 12, 2014

Tips Menabung Walau Gaji Pas-Pasan


Bagi sebagian dari kita, menabung dapat menjadi perkara yang sulit. Hal ini dapat terjadi karena kita tidak pandai dalam menyeimbangkan pemasukan dengan pengeluaran. Gaji yang pas-pasan sering kali menjadi alasan kenapa seseorang tidak dapat menabung. Ditambah lagi karena bekerja di luar kota, sebagian dari kita harus menyisihkan gaji untuk membayar uang bulanan rumah kos.

Seharusnya, Anda dapat lebih pandai memutar gaji yang diterima setiap bulannya untuk disisihkan sebagian dan ditabung. Meskipun sekarang gaya hidup semakin maju, bukan berarti Anda harus mengikuti tren dan menghabiskan seluruh gaji bulanan untuk belanja kan Ladies? Inilah tips mudah bagi Anda yang ingin  tetap menabung meski gaji pas-pasan.

Seimbangkan Antara Pemasukan Dan Pengeluaran
Poin ini menjadi poin penting bagi Anda yang ingin tetap menabung dengan gaji pas-pasan. Hitung secara cermat berapa pemasukan Anda setiap bulannya, dan catat seberapa banyak kebutuhan pengeluaran yang dibutuhkan. Lakukan pengeluaran pada hal-hal yang memang Anda butuhkan dan penting.

Belanja
Semua wanita dipastikan menyukai agenda berbelanja. Namun jika Anda tidak mampu mengontrol hasrat berbelanja Anda, jangan heran jika gaji Anda akan cepat habis. Usahakan hanya berbelanja barang-barang yang memang sangat Anda butuhkan. Untuk pakaian, tas dan sepatu,  Anda dapat membelinya dua atau tiga bulan sekali.

Makanan Dan Minuman
Untuk makanan dan minuman, Anda dapat memilih yang enak dan sehat namun harganya terjangkau. Usahakan untuk tidak menghabiskan gaji bulanan Anda hanya untuk berburu kuliner. Meskipun Anda menyukai makanan dan minuman yang ada di restoran berbintang, usahakan untuk makan di tempat yang biasa namun terjamin kebersihan dan kesehatannya. Untuk memanjakan diri Anda pada kuliner, Anda dapat meng-agendakan makan di restoran mewah setidaknya satu bulan atau dua minggu sekali.

Sisihkan Sebagian Gaji Untuk Berbisnis
Bagi Anda yang bekerja menjadi pegawai, tidak ada salahnya Anda mencoba menambah peruntungan dengan berbisnis. Sisihkan sebagian gaji Anda untuk memulai bisnis. Bisnis dapat dilakukan dengan cara online, misalnya menjual tas, baju atau sepatu melalui sosial media. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, juga perlu Anda manfaatkan dengan merintis bisnis lho guys.

Apabila Anda salah satu wanita yang memiliki gaji pas-pasan, cobalah untuk tidak berkecil hati. Pada dasarnya, Anda masih tetap dapat menabung dengan gaji Anda. Asalkan ada niat yang baik dan kuat untuk menabung, dipastikan suatu saat nanti tabungan Anda akan lebih besar dari orang-orang yang bergaji besar, namun tidak pandai mengelola keuangannya. Selamat menabung ya Ladies?

http://www.vemale.com

Saturday, November 8, 2014

Hemat ala Fresh Graduate


Saat pertama kali bekerja, tentunya Anda tak bisa mengharapkan perusahaan menggaji Anda seperti gaji para manager. Umumnya perusahaan memberikan gaji bagi para fresh graduate sesuai upah minimum regional (UMR).

Masalah muncul ketika Anda bekerja jauh dari rumah. Uang transportasi yang membengkak atau Anda harus kost adalah masalah finansial yang harus dipenuhi sementara gaji Anda harus dibagi untuk hal lain. Ingin berhemat? Beberapa hal kecil ini bisa membantu menghemat uang bulanan Anda lho.


  1. Tak semua perusahaan memberikan uang makan atau menyediakan katering. Bawalah sendiri bekal Anda dari rumah. Memasak sendiri jauh lebih menghemat dan menyehatkan.
  2. Bagilah uang Anda dalam pos-pos tertentu, misalnya: uang bensin, uang makan mingguan, uang belanja bulanan, uang untuk pulsa dan lain-lain. Taatilah penggunaan pos-pos keuangan ini.
  3. Jika Anda tinggal bersama teman di kost atau kontrakan, memasak bersama akan menghemat uang lebih banyak daripada membeli makan sendiri-sendiri.
  4. Manfaatkan promosi toko-toko. Biasanya Anda bisa mendapatkan produk kebutuhan sehari-hari dengan promo "buy 2 get 2" dan sebagaiknya. Manfaatkan hal ini.
  5. Ngopi di coffee shop bisa diganti dengan membuat kopi sendiri di rumah atau ganti kebiasaan dengan minum air putih. It's chep and better for you.
  6. Buatlah rekening berbeda untuk kebutuhan sehari-hari dan tabungan. Ini akan menghindarkan Anda dari godaan memboroskan uang.
  7. Ikutilah asuransi atau jaminan kesehatan. Jika Anda mengalami sakit, setidaknya pengeluaran Anda dapat di-cover dan tidak membuat Anda harus berhutang pada orang lain.
  8. Kumpulkan barang-barang yang masih layak pakai dan buatlah garage sale daripada membuangnya.



Sumber :
http://www.vemale.com

5 Tips Memanage Penghasilan Bagi Karyawan Baru


Salah satu kenikmatan pekerjaan pertama adalah ketika kita bisa mendapatkan penghasilan secara mandiri. Namun mandiri secara penghasilan belum tentu mandiri secara finansial.

Anda punya uang, tapi belum bisa memanagenya, maka Anda perlu belajar untuk lebih teratur dan bijaksana dengan penghasilan Anda. Agar Anda tak mengalami fase yang umum dialami karyawan baru di mana tanggal tengah bulan serasa akhir bulan, Anda bisa mencoba tips berikut ini.

Menabung Sejak Dini
Selagi Anda masih baru, jangan lupa tabung uang Anda. Tak apa meski hanya sedikit, yang penting rutin dan konsisten jumlahnya. Buat prinsip bahwa tabungan itu hanya bisa digunakan dalam keadaan paling genting saja. Anda akan merasakan manfaat tabungan ini ketika setengah tahun sampai usai tahun pertama kerja.

'Me Time' Money
Pastikan Anda punya uang untuk quality time bagi diri Anda sendiri. Gunakan pada saat Anda jenuh. Misalnya untuk memasak, olahraga, belanja dan sebagainya. Uang ini berbeda dengan uang untuk kebutuhan pribadi Anda.

Fokus Pada Kebutuhan
Gaji yang cukup itu adalah gaji yang disyukuri. Dengan demikian Anda perlu menyadari kebutuhan dan kondisi Anda. Tak perlu mengikuti gaya hidup orang lain bila memang tak sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Kalau Anda bisa mendapatkan hidup yang berkualitas dengan cara yang sederhana, why not?

Cara Menikmati Salary Anda
Agar Anda bisa menikmati salary yang Anda miliki, minimalisir hutang-hutang. Pilah pilih uang pada klasifikasi kebutuhan Anda, maka Anda akan membiasakan diri untuk disiplin pada keuangan Anda sendiri. Menikmati salary tak harus dengan menghabiskannya. Menjalankan sistem keuangan Anda dengan disiplin bisa membuat Anda jauh dari beban keuangan dan merasa 'bokek' di tanggal tua.

Tujuan Jangka Panjang
Buat sebuah tujuan jangka panjang. Umumnya berupa rencana liburan ke tempat yang jauh atau peluang usaha. Tujuan seperti ini bisa membuat Anda lebih terarah dan punya motivasi dalam menjaga alur keuangan yang Anda miliki.
Yuk lebih bijaksana dengan gaji pertama, agar Anda tak menyesal nantinya. Selamat mencoba dan semoga sukses dengan karir Anda yang baru.


Sumber :
http://www.vemale.com

Tips Mengatur Keuangan Bagi Yang baru Pertama Bekerja


Selamat buat Anda yang baru saja mendapatkan pekerjaan pertamanya. Anda tentu sudah menantikan saat-saat ini dalam hidup Anda, saat Anda akhirnya memiliki penghasilan sendiri.

Ini adalah momen penting dan cukup krusial dalam hidup Anda. Tanpa manajemen keuangan yang baik, impian Anda untuk hidup nyaman di masa yang akan datang akan tetap menjadi impian.


Hati-hati dengan jebakan keuangan

Usia yang masih muda membuat sebagian pekerja baru ini sedikit terlena dan membelanjakan uangnya untuk mengejar tren seperti gadget atau kendaraan terbaru. Mereka juga seringkali kesulitan untuk membedakan keinginan dan kebutuhan. Kebutuhan adalah sesuatu yang harus Anda miliki dan tidak bisa melakukan sesuatu tanpanya seperti makanan, rumah, dan pakaian. Keinginan adalah sesuatu yang ingin Anda dapatkan tetapi tidak terlalu diperlukan seperti berlibur ke luar negeri, mobil mewah, dan makan di tempat yang mewah.


Rencanakan keuangan Anda

Rencanakan keuangan Anda sedini mungkin. Pikirkanlah seberapa banyak Anda harus menabung setiap bulannya, dan berapa banyak untuk diinvestasikan. Sebisanya pertahankan pola hidup hemat ala mahasiswa meskipun Anda telah bekerja, agar Anda memiliki uang tambahan untuk hal-hal lain.

Jangan menganggap Anda terlalu muda atau terlalu dini untuk memikirkan perencanaan keuangan masa depan Anda. Demi impian dan kesuksesan Anda di masa depan, rencanalan keuangan Anda secara bijak mulai dari sekarang.


Sumber :
http://www.vemale.com

Friday, October 3, 2014

Investasi Emas


Menyimpan emas sudah dianggap sebagai investasi paling menjanjikan dan aman – di samping tanah – sejak zaman nenek-kakek kita. Tak salah memang, emas selalu menjadi primadona bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, terutama yang tidak mau memasuki dunia saham atau bisnis yang besar resikonya. Namun sejujurnya, tak ada investasi yang tanpa resiko, termasuk emas. Sebelum Anda memutuskan untuk menengok emas sebagai investasi, kami berikan plus minus dari investasi ini.

Emas memiliki nilai (value) yang tetap, sehingga relatif lebih aman dibandingkan reksadana ataupun saham. Perlu diingat, value bukan berarti harga. Harga emas bisa naik dan turun sesuai dengan inflasi, namun nilainya (bisa diartikan bebas sebagai daya belinya) akan terus mengikuti kenaikan tersebut.

Harga emas juga menggunakan kurs dollar Amerika (USD) sehingga apabila kurs USD naik, harga emas juga naik, begitu juga selanjutnya. Namun, dalam jangka waktu panjang harga emas akan cenderung stabil.

Likuiditas emas juga menjadi nilai plus bagi investasi emas. Emas mudah diperjualbelikan dan digadaikan sehingga dapat menjadi solusi bila ada kebutuhan mendadak atau bila ada lonjakan harga yang drastis secara tiba-tiba.

Investasi emas juga relatif mudah. Sederhananya, investasi ini berbentuk jual beli jangka panjang. Anda memang perlu melihat perkembangan harga pasar, namun Anda tak perlu mengamatinya secara intens dan terus-menerus seperti dalam investasi saham.

Namun demikian, seperti halnya investasi lain, di mana prinsip low risk-low gain, high risk-high gain, investasi emas tidak memberikan margin profit sebesar investasi lain yang lebih agresif seperti properti. Selain itu, penyimpanan emas, terutama dalam ukuran besar, membutuhkan biaya yang cukup besar. Penyimpanan emas yang baik sangat diperlukan agar emas tidak teroksidasi dan berubah warna.

Kini ada banyak pilihan untuk investasi emas bila Anda memutuskan untuk melakukannya. Pilihannya mulai dari membeli emas batangan, membeli perhiasan, hingga melakukan cicilan pembelian emas. Pilihan ketiga menjadi hal yang marak dilakukan masyarakat beberapa tahun terakhir. Cicilan dapat dilakukan melalui berbagai lembaga keuangan seperti bank syariah atau lembaga gadai. Bila Anda ingin melakukannya, kami sarankan Anda memperhatikan harga emas yang dijadikan acuan oleh lembaga tersebut (karena setiap lembaga punya pilihan produsen dan harga acuan yang berbeda), uang muka yang dibutuhkan, biaya administrasi, periode cicilan, dan fleksibilitas cara pembayaran. Yang paling penting, pilih skema cicilan sesuai dengan keadaan Anda, jangan memaksakan diri untuk melakukannya. Sekali lagi, investasi tidak boleh mengganggu kehidupan pokok Anda.

Sumber :
http://mywealth.co.id