Thursday, September 20, 2018

Strategi Hemat Pengeluaran bagi Karyawan

5 Strategi Hemat Pengeluaran bagi Karyawan Cerdas

Ada banyak strategi hemat pengeluaran untuk Anda para karyawan cerdas. Dengan mengetahui strategi hemat pengeluaran, Anda dapat memastikan setiap rupiah dalam dompet Anda dapat dialokasikan untuk berbagai keperluan lainnya bahkan untuk persiapan hari tua.

Pernahkah Anda mendapati bahwa sisa uang di ATM atau di kantong Anda mulai menipis padahal tanggal gajian masih sekitar 2 minggu ke depan?

Pengalaman ini seringkali terjadi, terutama para karyawan yang menggantungkan pendapatan mereka setiap tanggal 25 atau di akhir bulan. Pengeluaran harian yang serba tak terkontrol, uang makan siang yang harus disiapkan ketika istirahat siang dengan rekan kerja, belum lagi kalau di daerah kantor makanan serba junk food.

Tentu ini tidak hanya memengaruhi kesehatan dompet, tetapi juga kesehatan jasmani kita bukan?

Sebetulnya, untuk mengehemat biaya pengeluaran harian tidak serumit yang dibanyangkan. Ingatkah Anda akan pepatah yang mengatakan, “Ketika ada niat, disitu ada jalan keluar.” Semua berawal dari niat yang dijalankan dengan penuh komitmen dan motivasi.

Apa motivasi Anda untuk menghemat pengeluaran?

Apakah uang hasil menghemat pengeluaran itu akan digunakan untuk:
Biaya membeli rumah baru?
Biaya pernikahan dengan pasangan?
Biaya liburan akhir tahun?
Biaya membeli kendaraan baru?
atau biaya untuk dana hari tua?

Itu semua bisa tercapai asalkan Anda benar-benar berkomitmen untuk menggapainya.

Pisahkan laporan keuangan pribadi dan keuangan bisnis Anda dengan Aplikasi Jurnal Keuangan Pribadi & Bisnis dari Finansialku yang dapat memudahkan Anda dalam pencatatannya.

Setelah Anda menetapkan tujuan Anda, ini dia serangkaian aksi dan strategi hemat pengeluaran yang bisa Anda praktikkan sebagai seorang karyawan. Anda pun bisa menggapai impian Anda untuk memiliki kebebasan keuangan dengan latar belakang pekerjaan sebagai karyawan.

Berikut ini strateginya!

#1 Bawa Bekal Dari Rumah

Sudah terbukti bahwa biaya untuk memasak di rumah dibandingkan dengan biaya jajan di luar rumah terpaut cukup besar. Bayangkan, Anda bisa menggunakan uang Rp50 ribu saja hanya untuk makan pagi hingga makan malam.

Ini bisa terjadi jika Anda mempersiapkan makanan sendiri di rumah. Mari perkirakan bahan apa saja yang bisa dibeli untuk makan satu hari dengan biaya Rp50 ribu:

Sarapan Pagi: Roti tawar & susu kental manis.
Makan Siang: Nasi, tahu, tempe, ikan goreng, sayuran hijau, air putih.
Makan Malam: Nasi, soup berisi sayuran hijau, air putih.

Untuk makan malam, Anda bisa menggantinya dengan makan buah seperti pisang atau apel bagi yang tidak makan karbohidrat terlalu tinggi. Makan tersebut di atas hanya sebagai contoh dan bisa Anda kombinasikan dan menari bahan makanan lainnya yang bergizi namun tetap memiliki harga yang terjangkau.

Bayangkan jika Anda bisa menghemat uang makan dalam satu hari sebesar Rp50 ribu. Pengeluaran Anda dalam satu bulan untuk makan hanya menembus angka Rp1.500.000 (Rp50.000 x 30 hari).

Bandingkan jika Anda harus jajan diluar. Katakan saja makan siang di kantin kantor Anda sebesar Rp25 ribu, ditambah dengan makan malam di restoran setidaknya Rp30 ribu. Ini sudah melebihi budget makan satu hari sebesar Rp50 ribu. Itu pun belum termasuk sarapan.

Selain lebih hemat, makanan yang Anda santap tentu akan jauh lebih higienis karena Anda sendiri yang menyiapkannya dari rumah. Namun, itu semua memang butuh pengorbanan untuk pergi berbelanja, bangun lebih pagi untuk masak dan juga menahan nafsu untuk jajan sembarangan.

Anda bisa melakukannya jika Anda tetap pada motivasi Anda untuk berhemat.


#2 Potluck Atau Botram Dengan Teman Satu Kantor

Strategi yang satu ini juga biasa dilakukan ketika ada syukuran di kantor. Anda bisa membagikan pemikiran Anda dengan teman-teman di kantor untuk bersama-sama menghemat pengeluaran seperti biaya makan siang di kantor dengan melakukan potluck atau botram.

Daftarkan siapa saja yang akan makan bersama pada jam makan siang esok hari, kemudian minta kesediaan mereka untuk membawa makanan yang telah disepakati bersama.

Misalnya, ada yang akan membawa nasi, perkedel, sambal goreng teri, kerupuk udang, tahu, tempe dan lain sebagainya sesuai dengan jumlah dan juga dibagi secara merata. Selain bisa menghemat biaya makan siang di kantor, Anda dan teman-teman bisa menjalin hubungan komunikasi lebih baik dan saling mengenal satu dengan yang lain.


#3 Stop Kebiasaan Buruk

Jika Anda memiliki kebiasaan buruk seperti merokok, minum alcohol atau jajan sembarangan, segera sadari bahwa itu tidak baik untuk kesehatan jangka panjang Anda. Jika Anda sebagai seorang perokok aktif, selain merusak tubuh, Anda pun sedang membuat orang lain di sekitar Anda menjadi perokok pasif.

Mungkin Anda tidak merasakan dampak buruknya sekarang, namun pada saatnya nanti Anda pasti akan menuai apa yang Anda tabur. Jajan sembarangan pun jangan disangka sebagai bagian dari kebiasaan yang dianggap sepele.

Dari jajan sembarangan, seorang anak bisa dilarikan ke rumah sakit karena keracunan akibat makanan yang tidak higienis yang ia konsumsi saat jajan di luar sekolah. Awalnya bertujuan untuk jajan dan mengisi perut, tapi malah berujung di rumah sakit dan menelan biaya berobat yang tidak sedikit.

Bukannya hidup hemat tapi kepala jadi penat. Ingat kembali komitmen Anda di atas, apa yang ingin Anda lakukan dengan menghemat biaya pengeluaran! Segera hentikan kebiasaan buruk yang merusak tubuh Anda!

Bayangkan jika satu bungkus rokok seharga Rp25 ribu untuk satu hari, jika Anda kumpulkan dan tabung selama 1 tahun, Anda akan bisa mengumpulkan sebesar Rp9.125.000 (Rp25.000 x 365 hari).

Sekitar Rp9 juta dapat Anda kumpulkan dalam satu tahun. Ini bukan uang yang kecil bukan? Anda bisa gunakan untuk dana investasi hari tua Anda. Tahukah Anda uang Rp100 ribu dalam kantong Anda dapat memulai sebuah investasi Reksa Dana?

Selain dapat mempersiapkan dana hari tua, Anda pun terbebas dari berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kebiasaan buruk seperti merokok, minum alcohol dan jajan sembarangan.


#4 Nongkrong Bareng Teman

Terkadang untuk terlihat kece, banyak orang nongkrong di café bersama teman-teman dan tak menyadari mereka harus mengeluarkan kocek setidaknya Rp50 ribu untuk makan snack, ngopi atau membeli sesuatu.

Tidak salah untuk sesekali hang out bersama teman di café. Tapi jika Anda selalu melakukannya dan Anda akan menyadari di akhir bulan bahwa dompet Anda mulai menipis.

Jika teman Anda memaksa untuk nongkrong di café, Anda bisa menghemat biaya jajan dengan membawa minum dari rumah sendiri dan membawa makanan ringan dari rumah. Tak perlu malu pada teman-teman Anda karena Anda sedang melakukan suatu yang benar untuk masa depan finansial Anda.


#5 Lihat Promo di Supermarket Atau Mall

Ada banyak promo atau iklan menarik seperti potongan harga 50 persen, buy 1 get 1 free atau pengumpulan poin tambahan untuk menghemat biaya belanja berikutnya. Manfaatkan strategi promo ini untuk barang-barang kebutuhan Anda.

Namun, jangan tergoda untuk barang-barang yang sebetulnya tidak Anda perlukan. Manfaatkan fasilitas kartu kredit dengan bijak dan hati-hati dengan cara hidup konsumtif dalam menggunakan kartu sakti tersebut.

Anda tetap bisa menikmati hidup dengan gaya hidup sederhana. Permasalahannya ada dalam pikiran kita sendiri, apakah kita ingin mengikuti keinginan (hawa nafsu) atau kebutuhan yang memang harus dipenuhi.

Tak selamanya hidup berhemat terlihat seperti orang melarat. Memiliki baju tak harus memilih brand yang mahal bukan, yang terpenting rapi, nyaman dipakai dan ramah di kantong.


Sumber :
https://www.finansialku.com/strategi-hemat-pengeluaran-bagi-karyawan-cerdas/amp/

Related Posts