Friday, June 9, 2023

Saham IDX30 Periode Februari-Juli 2023

Ini Daftar Lengkap Saham IDX30 Periode Februari-Juli 2023

Jumat, 27 Januari 2023 / 04:10 WIB

INDEKS BERITA

Ini Daftar Lengkap Saham IDX30 Periode Februari-Juli 2023

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatur ulang konstituen indeks saham berkapitalisasi besar paling likuid IDX30 untuk periode enam bulan ke depan.

"Pada bulan Januari 2023, BEI telah melakukan evaluasi pada indeks IDX30," ungkap BEI, dalam pengumuman bursa, Rabu (25/1). Dalam evaluasi, tiga saham masuk dan tiga saham keluar dari konstituen IDX30.

Tiga saham yang masuk IDX30 untuk periode Februari-Juli 2023 adalah:

  • PT Sumber Alfaria Trjiaya Tbk (AMRT)
  • PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

​Sedangkan tiga saham yang keluar dari IDX30 adalah:

  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
  • PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
  • PT Timah Tbk (TINS)


Berikut daftar saham penghuni IDX30 untuk periode Februari-Juli 2023, berdasarkan pengumuman BEI:

ADRO BUKA MDKA

AMRT CPIN MEDC

ANTM EMTK PGAS

ARTO ESSA PTBA

ASII GOTO SMGR

BBCA HRUM TBIG

BBNI INCO TLKM

BBRI INDF TOWR

BMRI ITMG UNTR

BRPT KLBF UNVR

"Daftar saham pada indeks tersebut akan efektif berlaku pada tanggal 1 Februari 2023," ungkap BEI dalam pengumuman.


Sumber :

https://investasi.kontan.co.id/news/ini-daftar-lengkap-saham-idx30-periode-februari-juli-2023

Indeks IDX30

Rabu, 03 Agustus 2022 | 17:16 WIB


INDEKS BERITA

Daftar saham anggota indeks IDX30

Periode Agustus 2022 s.d. Januari 2023


No. Kode Nama Saham Keterangan

  • 1 ADRO Adaro Energy Indonesia Tbk. Tetap
  • 2 ANTM Aneka Tambang Tbk. Tetap
  • 3 ARTO Bank Jago Tbk. Baru
  • 4 ASII Astra International Tbk. Tetap
  • 5 BBCA Bank Central Asia Tbk. Tetap
  • 6 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Tetap
  • 7 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Tetap
  • 8 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk. Tetap
  • 9 BRPT Barito Pacific Tbk. Tetap
  • 10 BUKA Bukalapak.com Tbk. Tetap
  • 11 CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk Tetap
  • 12 EMTK Elang Mahkota Teknologi Tbk. Tetap
  • 13 GOTO GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Tetap
  • 14 HRUM Harum Energy Tbk. Baru
  • 15 ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Tetap
  • 16 INCO Vale Indonesia Tbk. Tetap
  • 17 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk. Tetap
  • 18 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Tetap
  • 19 ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk. Baru
  • 20 KLBF Kalbe Farma Tbk. Tetap
  • 21 MDKA Merdeka Copper Gold Tbk. Tetap
  • 22 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk. Tetap
  • 23 PTBA Bukit Asam Tbk. Tetap
  • 24 SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk. Tetap
  • 25 TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk. Tetap
  • 26 TINS Timah Tbk. Tetap
  • 27 TLKM Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Tetap
  • 28 TOWR Sarana Menara Nusantara Tbk. Tetap
  • 29 UNTR United Tractors Tbk. Tetap
  • 30 UNVR Unilever Indonesia Tbk. Tetap

"Daftar Saham yang Keluar dari Penghitungan Indeks IDX30"


No. Kode Nama Saham   

  • 1 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
  • 2 EXCL XL Axiata Tbk.
  • 3 MIKA Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.


Sumber :

https://www.kontan.co.id/indeks-idx30

Wednesday, May 31, 2023

Bitcoin Hampir Habis Ditambang

Gawat! Bitcoin Hampir Habis Ditambang, Ini yang Akan Terjadi

16 February 2022 10:20

Bitcoin menjadi cryptocurrency yang paling tinggi pamornya di publik. Bahkan saking larisnya, Bitcoin disebut sudah hampir habis karena proses penambangan yang terus dilakukan.

Jumlah Bitcoin hanya tersedia sebanyak 21 juta koin di seluruh dunia. Jumlah ini terus menipis mengingat jumlah yang sudah berhasil ditambang mencapai 18,89 juta. Sehingga setidaknya saat ini bersisa sekitar 2,11 juta Bitcoin saja yang tersedia, demikian dikutip dari India Today, Rabu (16/2/2022).

Investopedia melaporkan saat Bitcoin sudah habis ditambang dan fungsinya sebagai penyimpan nilai, masih memungkinkan penambang mendapatkan untung. Bahkan, saat volume transaksi rendah dan hadiah blok yang hilang.

Saat itu tiba, penambang bisa membebankan biaya transaksi yang tinggi untuk memproses transaksi yang bernilai tinggi atau jumlah yang besar.

Setelah seluruhnya selesai ditambang, maka bitcoin akan menjadi aset yang lebih langka lagi.

Penambang juga bergantung pada biaya transaksi bukan lagi hadiah blok.

Saat ini memang para penambang diberikan satu blok Bitcoin karena melakukan rangkaian transaksi sukses yang menjadi bagian penambangan. Hadiahnya akan dibagi dua setiap empat tahun.

Sebagai contoh, tahun 2008 lalu para penambang mendapatkan 50 Bitcoin. Tahun 2012 jumlahnya dibagi dua menjadi 25 Bitcoin dan menjadi 12.

Dua tahun lagi, para penambang hanya akan mendapatkan 1,56 Bitcoin untuk memverifikasi pada satu blok transaksi. Proses ini bakal terus berlanjut hingga seluruh Bitcoin berhasil ditambang.

Sementara itu menurut Blockchain.com. seluruh pasokan Bitcoin akan selesai ditambang pada Februari 2140. Selama proses itu harga tetap naik tiap tahun.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220216094103-37-315729/gawat-bitcoin-hampir-habis-ditambang-ini-yang-akan-terjadi

Halving Day Bitcoin

Apa Itu Halving Day Bitcoin dan Bagaimana Cara Kerjanya?

March 01, 2023

Setiap empat tahun sekali, para pegiat aset kripto menemui fenomena yang dinamakan dengan Halving Day Bitcoin. Fenomena apakah itu? Bagaimana cara kerja Bitcoin Halving Day? Simak penjelasannya berikut ini.


Apa Itu Halving Day Bitcoin?

Definisi singkat: Bitcoin Halving adalah peristiwa di mana hadiah mining satu blok Bitcoin akan dibagi dua setiap 210 ribu blok (setiap empat tahun sekali) hingga mencapai batas maksimum 21 juta.

Sebagai aset kripto pertama di dunia, Bitcoin memiliki sebuah fitur penting yang telah terprogram, bahkan sebelum aset kripto itu diluncurkan. Fitur tersebut adalah halving atau pemotongan jumlah imbalan (reward) bagi penambang hingga setengah dari jumlah sebelumnya. 

Dalam operasinya, penambang Bitcoin atau yang disebut sebagai miner akan mendapat imbalan ketika mereka berhasil melakukan mining. Mining adalah aktivitas menambah blok baru dalam jaringan blockchain. Penambahan blok baru tersebut dilakukan dengan memecahkan teka-teki kriptografi yang berupa operasi matematis sulit.

Imbalan tersebut juga akan didapatkan ketika miner berhasil memverifikasi transaksi yang dilakukan oleh pengguna. Semakin besar dan sulit transaksi yang dilakukan, imbalan yang didapatkan miner pun makin besar. Halving dilakukan untuk mengurangi laju penambahan koin baru dan menurunkan pasokan BTC yang beredar demi menjaga tingkat inflasi.

Imbalan yang diterima miner sifatnya tidak permanen. Setelah setiap 210.000 blok ditambang, imbalan untuk setiap penambang kemudian dipotong. Momen ini muncul setiap empat tahun sekali dan dikenal sebagai Halving Day Bitcoin. 


Bagaimana Halving Day Bekerja?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Halving Day adalah momen ketika blockchain Bitcoin melakukan pemotongan imbalan bagi miner hingga setengahnya. Ketika menambang, miner mengeluarkan banyak energi komputasi untuk melakukan verifikasi transaksi. 

Transaksi-transaksi tersebut lantas digabungkan secara digital menjadi sebuah blok. Masing-masing blok kemudian disatukan dalam sebuah rantai yang dikenal sebagai blockchain.

Penambang dalam blockchain berperan sebagai auditor digital. Mereka bertugas untuk melacak dan mengecek keabsahan setiap transaksi terhadap aset kripto ini. Untuk itu, mereka akan menerima imbalan berupa Bitcoin dalam jumlah yang sudah ditentukan. 


Bagaimana Halving Day Mempengaruhi Harga Bitcoin?

Bitcoin Halving sangat penting, karena dapat meningkatkan harga Bitcoin ketika jumlah koin yang dirilis turun. Jadi, jumlah koin yang beredar akan dipotong setiap empat tahun sekali. Akibatnya, nilai koin akan mengalami peningkatan, karena adanya penurunan pasokan atau ‘kekurangan’ yang akhirnya meningkatkan permintaan koin.

Sejatinya, jumlah rilis pasokan koin BTC juga dibatasi pada angka 21 juta dolar AS, di mana ini memungkinkan adanya pasokan koin yang beredar selama periode waktu yang berbeda. Misalnya, persediaan koin pada Oktober 2021 sebesar 18,85 juta dolar AS. Sisanya 2,15 juta dolar AS, akan dilepaskan sebagai hadiah untuk para miner.


Bagaimana Bitcoin Halving Mempengaruhi Penambang Bitcoin?

Kendati begitu, terdapat beberapa dampak yang ditimbulkan dari Bitcoin Halving kepada para miner. Salah satunya adalah hadiah untuk setiap proses mining sendiri akan mengalami pengurangan. 

Akibatnya, para miner kecil atau mereka yang tidak memiliki alat canggih untuk mining Bitcoin harus bisa bertahan di dalam ekosistem ini. Hal ini dikarenakan, mereka harus bersaing dengan miner dengan kekuatan yang jauh lebih besar, seperti kartu grafis mining bitcoin yang lebih kuat, sistem komputer mining Bitcoin yang lebih baik, atau anggaran lebih untuk jasa cloud mining.

Selanjutnya, efisiensi mining Bitcoin juga tergantung pada harga kripto. Jika harga kripto naik, jumlah miner akan berkurang. Tentunya ini menyebabkan beberapa persoalan termasuk masalah keamanan di blockchain. Seperti, adanya 51 persen lebih banyak serangan ke jaringan terjadi, saat miner menjauh dari jaringan. 


Kapan Halving Day Bitcoin Sebelumnya Berlangsung?

Melihat kembali momen Halving Day Bitcoin, penurunan pasokan koin untuk para miner dapat diringkas sebagai berikut:


Jadwal Halving Day Bitcoin 

No Tanggal Halving Day Sebelumnya Hadiah koin untuk Miner (per koin)

1. 28 November 2012 25 BTC

2. 9 Juli 2016 12,5 BTC

3. 11 Mei 2020 6,25 BTC

4. 2 Maret 2024 3,125 BTC


Pre-halving Day

Blok pertama yang ada di blockchain Bitcoin, atau yang biasa disebut “Genesis Block” dan “Block 0” pertama kali ditambang pada tanggal 3 Januari 2009. Penambangan pertama di Block 0 dilakukan langsung oleh pencipta koin tersebut, Satoshi Nakamoto. 

Nilai imbalan para penambang awalnya diatur di angka 50 BTC per blok. Bitcoin awalnya tidak memiliki nilai moneter pada masa itu. Sehingga, meskipun nilai imbalannya besar, tidak ada insentif sungguhan yang didapat penambang ketika berpartisipasi dalam melakukan mining. Dan pada masa itu, satu-satunya penambang Bitcoin adalah Satoshi Nakamoto.

Akan tetapi, pada tanggal 17 Maret 2010, sebuah platform exchange bagi Bitcoin muncul. Platform itu bernama BitcoinMarket.com. BitcoinMarket.com menjadi platform jual beli Bitcoin pertama di dunia. 

Hal ini menjadi pemicu naiknya popularitas Bitcoin dan berbagai aset kripto baru lainnya. Alhasil, Pada kuarter kedua di tahun 2011, harga Bitcoin meningkat hingga melebihi 1 dolar AS.

Lebih dari 50 persen Bitcoin yang ada sudah habis ditambang dalam periode yang terbilang singkat, bahkan sebelum adanya Halving Day pertama. Meski begitu, persediaan Bitcoin terus bertambah tiap harinya, begitu pula dengan tingkat permintaannya. Fenomena tersebut membuat harga Bitcoin mengalami peningkatan drastis dari 1 dolar AS menjadi 12 dolar AS saat itu.


Halving Day Pertama

Halving Day pertama terjadi pada tanggal 28 November 2012 silam. Pada Halving Day pertama membuat imbalan bagi penambang turun dari 50 menjadi 25 BTC. Awalnya, halving tidak berdampak besar terhadap harga Bitcoin. 

Akan tetapi, pada awal 2013 terjadi pertumbuhan nilai koin secara perlahan. Pada April 2013 terjadi koreksi yang mengakibatkan penurunan nilai. Namun, hal tersebut tidak berpengaruh banyak terhadap perkembangan nilai Bitcoin.

Akhir kuarter kedua tahun 2013 menjadi momentum harga Bitcoin menyentuh angka 1.100 dolar AS atau setara dengan Rp 15.984.155. Sayangnya, kenaikan harga itu bertahan tak sampai dua tahun. Pada tanggal 14 Januari 2015, nilai Bitcoin turun ke angka 152 dolar AS atau menjadi Rp 22 jutaan saja. 

Sekitar sembilan bulan sebelum Halving Day berikutnya yaitu Oktober 2015, kembali terjadi peningkatan nilai BTC secara bertahap.


Halving Day Kedua

Halving Day kedua terjadi pada tanggal 9 Juli 2016. Momen ini sudah sangat dinantikan oleh komunitas pegiat aset kripto. Menariknya, penambang dan investor bahkan benar-benar menanti pengurangan imbalan dari 25 menjadi 12,5 BTC saja. 

Hal tersebut dikarenakan adanya ekspektasi-ekspektasi yang disebabkan oleh kenaikan harga Bitcoin yang sangat signifikan. Ditambah lagi adopsi penggunaan Bitcoin mulai dilakukan secara masif oleh masyarakat. Harga Bitcoin bahkan berhasil meningkat drastis sebulan sebelum Halving Day kedua.

Meski begitu, ada koreksi harga setelah halving kedua dilakukan. Harga kembali mengalami penurunan. Tetapi, setelah masa koreksi yang singkat, tren BTC menunjukkan kondisi bullish. Kondisi tersebut terus berlanjut hingga membuat Bitcoin mengalami kenaikan harga.

Seiring makin luasnya adopsi Bitcoin dan aset kripto secara keseluruhan sebagai sarana investasi, Bitcoin secara terus menerus menyentuh All Time High (ATH). Pada tanggal 17 Desember 2017, harga Bitcoin berada di posisi ATH di angka 19.700 dolar AS. Jumlah ini setara dengan Rp 286.261.685.


Halving Day Ketiga

Pada tanggal 11 Mei 2020, terjadi halving ketiga. Pada Halving Day ketiga, imbalan bagi miner berkurang dari 12,5 menjadi 6,25 BTC. Sama seperti Halving Day sebelumnya, pengurangan imbalan ini tidak langsung memperlihatkan dampak yang signifikan terhadap harga Bitcoin. 

Selama 8-12 Maret 2020, ketika pandemi global COVID-19 melanda, harga Bitcoin sempat turun sebesar 30 persen seiring dengan goyahnya kondisi perekonomian dunia. Nilai Bitcoin berkurang dari 8.901 dolar AS menjadi 6.206 dolar AS. 

Namun, kondisi itu tak berlangsung lama. Pada Oktober 2020, nilai Bitcoin meningkat hingga 13.200 dolar AS atau sekitar Rp 191.941.860. Nilainya terus melonjak pada awal tahun 2021, terutama setelah Elon Musk memutuskan untuk memborong BTC. 

Ahli ekonomi dan keuangan meyakini bahwa kenaikan harga tersebut terjadi karena pandemi COVID-19. Pandemi membuat Pemerintah dan bank sentral di seluruh dunia memberikan stimulus pada warganya. Stimulus membuat bank sentral mencetak lebih banyak uang yang menimbulkan inflasi dan penurunan daya beli (purchasing power).

Kondisi itu membuat investasi Bitcoin dianggap sebagai safe haven karena nilainya yang tidak banyak berubah. Bitcoin berhasil dianggap sebagai alat penyimpan nilai. Jumlah suplainya yang terbatas hanya sebanyak 21 juta BTC dan halving membuat laju inflasi Bitcoin lebih terkendali. 

Bitcoin bahkan memiliki tingkat kelangkaan yang lebih dapat diukur dibandingkan logam mulia seperti emas. Oleh karenanya, kenaikan harga Bitcoin kemungkinan besar disebabkan oleh adanya peningkatan permintaan di pasar. Bukan akibat dari penurunan persediaan aset kripto ini.


Apakah Halving Day Bitcoin Terjadi di 2023?

Halving Day Bitcoin hanya terjadi setiap empat tahun sekali. Jadi, jika Halving Day terakhir jatuh pada tahun 2020, maka dipastikan bahwa tahun 2023 tidak akan ada Bitcoin Halving Day. Halving Day Bitcoin berikutnya akan terjadi pada tahun 2024. 


Lantas, Apa Yang Terjadi Setelah Bitcoin Halving Berikutnya?

Halving Bitcoin berikutnya diharapkan pada awal tahun 2024. Pasokan koin akan dirilis seharga 1.312.500 BTC. Imbalan para mining akan dikurangi menjadi 3,125 BTC, jadi investor dan trader Bitcoin harus mewaspadai Halving Day yang akan datang karena dapat menyebabkan ketidakstabilan dan gangguan di pasar crypto.


Berikut adalah skema yang umumnya terjadi ketika halving Day Bitcoin terjadi:

Halving → inflasi → permintaan naik → persediaan lebih sedikit → harga meningkat → inflasi lebih terkendali.


Akankah Bitcoin Berakhir?

Jika imbalannya terus berkurang separuh seperti yang mereka lakukan setiap empat tahun sekali, para penambang dapat menilai bahwa aktivitas mining Bitcoin tidak menguntungkan seperti sedia kala. Mengingat, jumlah listrik dan sumber daya komputer yang harus mereka keluarkan setiap harinya. Alih-alih bertahan, miner dapat beralih untuk mining aset digital lainnya atau memulai trading.

Di sisi lain, banyak organisasi besar mungkin masih terus mining Bitcoin. Akibatnya, desentralisasi pada jaringan dapat berkurang. Kemudian, dengan berakhirnya pasokan Bitcoin pada tahun 2140, mungkin ada peningkatan jumlah permintaan untuk Bitcoin. Pada saat itu, pasar aset digital mungkin lebih stabil dan dihargai.

Sementara itu, orang yang mining atau membelinya lebih awal, memiliki keuntungan yang cukup besar dibandingkan dengan mereka yang baru melakukan mining atau beli BTC. Saat ini, ada beberapa dompet digital yang dapat digunakan untuk menyimpan BTC kamu dengan aman.

Jadi, akankah Bitcoin berakhir di masa mendatang jika para miner meninggalkan Bitcoin? Jawabannya, tidak. Bahkan jika jumlah miner berkurang atau menjadi nol, Bitcoin akan tetap hidup dengan perdagangan dan berbagai transaksi aset digital. Bitcoin Halving adalah alasan utama mengapa Bitcoin berada pada tingkat seperti sekarang ini. 

Kendati begitu, saat ini kita hanya bisa menunggu, mencari tahu, dan berspekulasi mengenai berbagai prediksi Bitcoin di masa mendatang. 


Sumber :

https://zipmex.com/id/learn/apa-itu-halving-day-bitcoin-dan-bagaimana-cara-kerjanya/

Tuesday, May 30, 2023

Investasi Kripto untuk Pemula

Investasi Crypto , Investasi Kripto Modal Kecil, Cocok untuk Pemula

April 19, 2021 admin Cryptocurrency, Topik Umum 0

Pendahuluan

Kali ini kita kita akan membahas cryptocurrency. Salah satu investasi yang akhir-akhir ini sedang booming. Apa itu cryptocurrency, Kata “cryptocurrency” berasal dari gabungan dua kata, yaitu “cryptography” yang mempunyai arti kode rahasia, dan “currency” yang berarti mata uang. Cryptocurrency adalah mata uang digital yang dipakai untuk bertransaksi virtual dengan sandi rahasia yang cukup rumit berfungsi melindungi dan menjaga keamanan mata uang digital. Salah satu hal yang menarik adalah untuk aset kripto dapat dilakukan dengan modal kecil untuk membeli koin koin kripto/ crypto


Beberapa Tips

Beberapa tips bagi pemula dalam melakukan investasi crypto / cryptocurrency:


Menggunakan Uang Dingin

Uang dingin adalah uang yang tidak digunakan atau uang yang tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari atau dapat dikatakan bahwa yang yang tidak digunakan dalam waktu dekat. Investasi Crypto/ kripto juga mempunyai risiko kerugian sehingga meskipun modal kecil namun tentunya ketika kita terpaksa rugi maka tidak mengganggu kondisi finansial Anda.


Pengembangan Diri

Tentunya investor ingin meraup keuntungan yang tinggi, namun tentunya membutuhkan ilmu atau pemahanan yang matang dan perlu proses untuk menjadi ahli. Dan hal yang utama adalah, minimal investor mampu melakukan analisis fundamental dan teknikal guna memilih instrument investasi


Konsisten dan tidak mudah tergiur

Tantangan bagi investor pemula adalah mudahnya tergiut dengan postingan di social media, dan Anda tergiur. Memang dalam cryptocurrency juga dipengaruhi oleh social media, seperti twitter dari Elon Musk yang mendukung koin Doge, sehingga harganya meningkat tinggi secara mendadak atau sering disebut dengan istilah pada cryptocurrency adalah “to the moon”. Kiranya jangan menelann informasi mentah-mentah. Sebaiknya tetap mempertimbangkan yang matang dan tetap membutuhkan analisis.


Catatan Penulis

Mungkin baru sedikit yang bisa admin share kali ini, namun menurut admin hal tersebut sangat penting, Admin sendiri ikut dalam trading crypto ini juga merasakan bahwa tidak ada salahnya mempunyai aset kripto saat ini, mengingat bahwa tren cryptocurrency sangat pesat. Sebagai contoh untuk kisah koin Bitcoin (BTC) di tahun 2015 untuk 1 koin BTC senilai $250 sedang hingga saat post ini dibuat 2021 1 koin bernilai $60.000 atau dalam idr 800 juta rupiah. Tidak ada salahnya, kita menunggangi teknologi, siapa tahu kedepan koin yang kita miliki saat ini dengan modal kecil kedepan akan membuahkan hasil fantastis. Investasi kripto memang sangat fluktuatif, saking fluktuatif bisa mendapatkan keuntungan yang tinggi dan cepat, atau merugi/loss (high gain high risk).


Admin sendiri juga mengikuti trading crypto menggunakan aplikasi exchange tokocrypto. Sekedar share, awalnya admin juga melakukan riset apps apa yang aman, dengan potongan kecil, serta ringan. Ada beberapa aplikasi terpercaya yang sudah mendapatkan izin oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), untuk crypto exchange di Indonesia seperti Rekeningku, Tokocrypto, Luna, Indodax.

Tentunya kita juga harus pilih-pilih dan mengetahui aspek penting dan keunggulan tiap aplikasi, karena tidak semua aplikasi memeiliki semua asepek, Saran admin beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah aspek keamanan transaksi, aspek fee, dan aspek realibitas aplikasi. Aspek keamanan haruslah menjadi hal yang mutlak, mengingat kita berinvestasi di jaringan internet, lalu dengan potongan yang kecil (fee kecil dan flat) untuk Tokocrypto hanya 1% dan deposit minimal sebesar Rp50.000,00 (Support rupiah langsung, kita tidak perlu melakukan konversi IDR ke USD di aplikasi lain). Serta keringanan akses aplikasi mobile juga penting, tidak lucu jika ketika hendak beli/atau jual aset, namun aplikasi bug atau error lalu kehilangan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan. Admin sarankan bagi pemula dapat menginstal aplikasi tokocrypto mobile sebagai pilihan.


Sumber :

https://kolonginfo.com/investasi-crypto/

Pertimbangan Saham GOTO

Pegang Saham GOTO cs? Kalau Gak Tahu Ini Bisa Bahaya

24 May 2023 08:05

Investor new economy tentunya sering melakukan analisis emiten perusahaan teknologi yang menciptakan suatu disrupsi. Namun, biasanya emiten-emiten tersebut harus melakukan 'bakar duit' untuk mendapatkan pelanggan baru secara cepat dan masif.

Strategi menambah pelanggan baru tersebut menyebabkan sering kali perusahaan teknologi masih membukukan kerugian. Tidak sedikit, perusahaan teknologi yang rugi menggunakan metrik-metrik, baik untuk menggambarkan pertumbuhan kinerja yang positif maupun menyembunyikan kerugian.

Oleh sebab itu, investor perlu memahami metrik-metrik tersebut untuk mencegah terjebak metrik yang membuat seolah perusahaan sehat. Salah satu metrik yang sering digunakan adalah contribution margin atau margin kontribusi.


Rumus Contribution Margin

Margin kontribusi merupakan pendapatan bersih yang dikurangi variable cost atau beban variabel. Metrik keuangan ini merepresentasikan pendapatan perusahaan yang telah dikurangi biaya variabel untuk yang tersedia untuk menutup fix cost atau beban tetap.

Sebagai informasi, beban variabel merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi produksi, seperti biaya produksi, pengiriman, dan sebagainya. Sedangkan, beban tetap merupakan biaya yang nominalnya tidak berubah meskipun jumlah produksi berubah.

Secara singkat, margin contribution terdengar mirip dengan laba kotor atau gross profit. Namun, perbedaannya adalah beban pokok penjualan (COGS) mengandung unsur biaya tetap, seperti beban overhead.


Contoh Perhitungan: Contribution Margin GOTO

Sebagai contoh, kuartal-I 2023 PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membukukan net revenue Rp 3.332 miliar, beban variabel pendapatan Rp 1.353 miliar, beban variabel penjualan dan pemasaran Rp1.285 miliar dan beban variabel lainnya Rp 58 miliar.


Berdasarkan formula tersebut, margin kontribusi GOTO adalah:

Rp 3.332 miliar - (Rp 1.353 miliar + Rp1.285 miliar + Rp 58 miliar)= Rp636 miliar.


Kemudian, kontribusi margin merupakan nilai yang akan digunakan untuk mengurangi nilai beban non-variabel atau biaya tetap.

Adapun biaya tetap GOTO sebesar Rp 3.975 miliar dan biaya tetap lainnya sebesar Rp 183 miliar.

Hasil pengurangan kontribusi margin dengan total biaya pendapatan, adalah EBITDA. EBITDA GOTO adalah:

(Rp 3.975 miliar + Rp 183 miliar) - Rp636 miliar = Rp -3.522 miliar.


Margin kontribusi positif gak perusahaan jaminan untung

Berdasarkan hal tersebut, margin kontribusi positif belum tentu menunjukkan bahwa suatu perusahaan membukukan laba. Namun, metrik ini dapat menjadi gambaran pendapatan perusahaan dapat menutup beban variabelnya.

Untuk mencapai perhitungan laba bersih dengan metode perhitungan kontribusi margin masih perlu mengurangi biaya tetap, beban depresiasi, amortisasi, beban keuangan, beban pajak, dan sebagainya.

Dengan memahami kontribusi margin, investor perlu memproyeksi kembali pendapatan yang perlu ditingkatkan dan beban variabel yang perlu diefisiensikan, sehingga menutup beban-beban yang dapat membuat perusahaan laba.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/mymoney/20230524052437-72-439959/pegang-saham-goto-cs-kalau-gak-tahu-ini-bisa-bahaya

Sunday, May 28, 2023

Dividend Hunter vs Dividend Trap

3 Tips Dividend Hunter Anti Kena Dividend Trap

15 May 2023 3:56AM

Selain dapat untung dan kestabilan finansial, beberapa investor juga mengejar keuntungan dari dividen, melalui investasi saham. Tapi, apa itu dividen? Bagaimana cara dapat dividen? Apakah semua dividen menguntungkan? Karena, ada istilah dividen trap, yang harus diwaspadai.


Pengertian Dividen

Untuk para profesional, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah dividen. Bahkan, para pemula yang menjadi investor pasif, mungkin juga akan mengincar dividen.

Oke, jadi dividen sendiri adalah pembagian keuntungan atau laba perusahaan, kepada pemegang saham atau investor. Berapa besarannya? Untuk besaran labanya sendiri, disesuaikan dengan jumlah saham yang dimiliki perusahaan tersebut.

Nah, buat kamu yang tergiur dengan keuntungan dividen saja, bisa intip tips berikut. Tapi, jangan lupa untuk tetap waspada dengan dividen trap! Karena, jika kamu terjebak dividen trap, maka bisa mengalami kerugian cukup besar.


Tips Berburu Dividen 

Buat kamu para dividen hunter, jangan cuma beli saham dan nunggu dividen cair. Tapi, kamu juga harus tahu tips, biar dapat dividen dengan jumlah yang menarik.


Pahami Istilah Dividen

Cum date dan ex date sendiri adalah istilah yang digunakan dalam konteks pembagian dividen kepada pemegang saham. Berikut adalah pengertian dari kedua istilah tersebut:

Cum Date: Cum date (tanggal cum) adalah tanggal di mana saham masih memiliki hak untuk menerima dividen yang akan dibagikan oleh perusahaan. Jika seseorang membeli saham sebelum tanggal cum, maka dia berhak menerima dividen tersebut.

Ex Date: Ex date (tanggal ex) adalah tanggal di mana saham tidak lagi memiliki hak untuk menerima dividen. Jika seseorang membeli saham setelah tanggal ex, maka dia tidak berhak menerima dividen tersebut. Saham yang diperdagangkan setelah tanggal ex biasanya diperdagangkan tanpa hak dividen.


Cek Rasio Dividend Yield

Berapa rasio dividen yield? Untuk melihatnya, rasio dividen yield sendiri merupakan nilai yang besarannya mengacu pada perbandingan antara dividen tahunan, yang dibayarkan oleh suatu perusahaan, dengan harga sahamnya.

Rasio dividen yield ini biasa digunakan untuk melihat gambaran seberapa dividen yang akan diterima investor, yang relatif terhadap harga saham tersebut.

Bagaimana cara hitungnya? Yakni, dengan membagi dividen tahunan per saham, dengan harga saham saat ini, hasilnya dikalikan dengan 100 (untuk mengubah menjadi persentase).

"Dividend Yield = (Dividen Tahunan per Saham / Harga Saham per Saham) x 100"


Mencatat Tanggal Recording Date dan Payment Date

Record date (tanggal pencatatan) dan payment date (tanggal pembayaran) adalah istilah yang terkait dengan pembagian dividen kepada pemegang saham. Berikut adalah penjelasan tentang kedua istilah tersebut:

Record Date: Record date (tanggal pencatatan) adalah tanggal yang ditetapkan oleh perusahaan sebagai tanggal untuk menentukan pemegang saham yang berhak menerima dividen.

Pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perusahaan pada tanggal record akan memenuhi syarat untuk menerima dividen yang dibagikan. Perusahaan biasanya menentukan tanggal record beberapa hari sebelum tanggal pembayaran dividen.

Payment Date: Payment date (tanggal pembayaran) adalah tanggal ketika perusahaan secara resmi melakukan pembayaran dividen kepada pemegang saham yang berhak. Ini adalah tanggal di mana dividen secara efektif dibayarkan kepada pemegang saham yang memenuhi syarat.

Tanggal pembayaran dividen ditentukan oleh perusahaan dan dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan perusahaan dan prosedur administratif yang terlibat.


Itu dia beberapa tips untuk para dividen hunter, yang memang berniat mencari dividen saat berinvestasi. Tapi, perlu diingat bahwa tidak semua dividen menguntungkan, karena kamu bisa saja terjebak dalam dividen trap, meski kamu tetap dapat dividennya.


Apa Itu Dividen Trap?

Seperti namanya, dividen trap adalah sebuah jebakan hasil (yield) atau sebuah dividen dari suatu emiten, yang memiliki nilai tampak tinggi dan menggiurkan. 

Namun, setelah masa ex-date (investor tidak berhak terima dividen), harga sahamnya justru tiba-tiba anjlok.

Sehingga, momen tersebut bisa membuat investor terjebak, di mana mereka membeli di harga tinggi (saat cum date), dan mereka juga harus menyaksikan harga saham miliknya, malah merosot pasca cum date. 


Penyebab Terjadinya Dividen Trap

Penyebab utama dividen trap adalah ketika investor tidak mau ketinggalan mendapatkan dividen jumbo suatu emiten, yang membuat harga sahamnya naik, hingga cum date.

Hanya saja, investor tersebut tidak mempertimbangkan potensi penurunan harga saham signifikan pasca cum date.

Meskipun, setelah itu nilai saham perusahaan akan turun kembali, dengan jumlah yang sama dengan pembagian dividennya (normalnya).


Contoh Kasus Terjadinya Dividen Trap

Ada sebuah perusahaan saham X, membagikan nilai dividen sebesar 100 poin. Namun, ketika ex date, harga sahamnya justru turun bahkan hingga ARB, dan terus menurun sampai di titik lembahnya sampai hari ke-3, dengan penurunan mencapai 165 poin.

Nah, diketahui penurunan saham tersebut, ternyata lebih besar dari nilai dividennya. Jadi, percuma jika kamu menjual sahamnya, karena akan menuruti hingga 65 poin per lembarnya.

Nah, kondisi tersebutlah yang dimaksud dengan dividen trap, apalagi jika kondisi penurunan, berlangsung lama.


Cara Mengatasi Dividen Trap untuk Meminimalisir Kerugian

Beli Saham Saat Harganya Rendah

Seperti yang diketahui, harga saham itu bersifat fluktuatif. Nah, jika harga saham dari perusahaan fundamental terjadi penurunan, maka kamu bisa memanfaatkan kesempatan untuk membeli, dan pastikan beli sebelum cum date tiba.

Pasalnya, jika sudah masuk ex date, harga otomatis turun bahkan hingga beberapa. Tapi, jika kamu sudah terlanjur beli saat ex date, dan harganya masih lebih rendah daripada harga saat ini, kamu masih bisa dapat untung, yakni dari capital gain.


Jual di Tanggal Cum Date

Cara atasi dividen trap yang selanjutnya adalah dengan jual saham di tanggal cum date. Di momen ini, harga saham biasanya sangat tinggi, karena permintaan yang cukup besar. 

Di momen ini, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari capital gain yang cukup besar, bahkan jumlahnya bisa melebihi dari keuntungan dividen.

Seperti yang sudah sering dibahas, jual saham di tanggal cum date, kamu sebagai investor sudah tidak bisa atau berhak mendapatkan dividen.

Sehingga, jika kamu bisa berhasil mendapatkan capital gain yang lebih besar, kamu setidaknya sudah cukup menguntungkan, dan kamu bisa terbebas dari jebakan dividen atau dividen trap.


Menerapkan Investasi Saham Jangka Panjang

Cara atasi dividen trap yang terakhir adalah dengan lebih fokus dengan tujuan investasi, dan keuntungan finansial dari investasi tersebut.

Sehingga, perencanaan yang sudah dirancang, bisa diterapkan dengan secara konsisten, yakni untuk investasi jangka panjang.

Disarankan jangan mudah tergoda dengan potensi atau peluang keuntungan yang hanya datang sesaat, atau untung-untungan, seperti pembagian dividen besar.

Tidak ada salahnya untuk berharap mendapatkan dividen, karena hal tersebut juga menjadi salah satu tujuan investasi beberapa investor.

Hindari spekulasi dan euforia berlebihan, karena nilai harga saham bisa sangat fluktuatif. Di investasi jangka panjang, kamu bisa melakukan perencanaan dan analisis yang matang-matang agar terhindar dari dividen trap.


Sumber :

https://www.investasiku.id/eduvest/saham/dividend-trap#:~:text=Apa%20Itu%20Dividen%20Trap%3F,sahamnya%20justru%20tiba%2Dtiba%20anjlok

Related Posts