Tuesday, May 7, 2024

Seni Mengelola Keuangan dengan Bijak ala Jepang



Teknik Kakeibo: Rahasia Menabung dan Hidup Hemat ala Masyarakat Jepang.

Mungkin kita seringkali terjebak dalam kebiasaan belanja impulsif atau tidak pernah mempertimbangkan kembali sebelum membeli sesuatu. Jika kamu merasa kesulitan menabung dan sering merasa boros, mungkin saatnya untuk mencoba teknik Kakeibo, metode jitu menabung dan mengelola keuangan ala masyarakat Jepang. 

Metode kakeibo dari Jepang menawarkan cara yang sederhana namun efektif untuk mengelola keuangan rumah tangga tanpa perlu aplikasi atau perangkat lunak khusus.

Kakeibo, yang berarti "buku besar keuangan rumah tangga," diciptakan pada tahun 1904 oleh Hani Motoko, seorang jurnalis perempuan terkenal Jepang. Ini melibatkan penggunaan buku catatan dan pena untuk mencatat dan mengamati kebiasaan belanja sehari-hari.

Kakeibo, yang secara harfiah berarti 'seni penganggaran manual', telah menjadi bagian dari budaya keuangan Jepang selama berabad-abad.


Filosofi Kakeibo bertujuan untuk membantu individu dalam mengelola keuangan dengan bijaksana, terutama dalam situasi pandemi seperti Covid-19 yang memaksa segala transaksi dilakukan secara daring.

Kakeibo mendorong untuk fokus pada masa depan, memperhatikan saat ini, dan merenungkan masa lalu dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran. Metode ini sangat sederhana dan dapat dilakukan tanpa perangkat lunak khusus, bahkan lebih mudah daripada menggunakan Microsoft Excel.

Ada empat pertanyaan penting yang harus diajukan saat menerapkan konsep Kakeibo: berapa banyak uang yang tersedia, berapa banyak yang dibelanjakan, berapa banyak yang harus disimpan, dan bagaimana cara meningkatkan proses penganggaran.

Salah satu hal terbaik dari Kakeibo adalah membuat seseorang melakukan introspeksi terhadap kebiasaan belanja mereka. Dengan mencatat pengeluaran harian menggunakan pena dan kertas, seseorang dapat mencapai tujuan keuangan jangka pendek dan panjang.

Selain manfaat finansial, Kakeibo juga memberikan keamanan emosional. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, mengendalikan keuangan dapat memberikan kedamaian pikiran.

Mengapa Kakeibo menekankan pencatatan pengeluaran dengan tulisan tangan? Karena menulis dengan tangan memperlambat proses berpikir dan meningkatkan kesadaran. Hal ini juga melibatkan gerakan tangan yang memperkuat otak dalam hal memori, bahasa, dan kognisi.

Dengan penjurnalan manual Kakeibo, setiap orang dapat lebih memperhatikan kebiasaan pengeluaran mereka, sehingga dapat menghargai diri mereka sendiri dengan melakukan penghematan yang lebih baik. Dengan begitu, Kakeibo bukan hanya sekadar metode menabung, tetapi juga merupakan gaya hidup yang mengajarkan kesadaran finansial dan penghargaan terhadap diri sendiri.

Sebelum membeli sesuatu, langkah pertama adalah menanyakan diri sendiri serangkaian pertanyaan, seperti apakah kita benar-benar membutuhkan barang tersebut, apakah kita mampu membelinya, dan seberapa sering kita akan menggunakannya. Ini membantu kita membuat keputusan yang lebih rasional dan menghindari pemborosan.

Salah satu strategi kakeibo adalah membiarkan barang yang ingin kita beli selama 24 jam sebelum benar-benar membelinya. Ini membantu kita memutuskan apakah kita benar-benar membutuhkan barang tersebut atau hanya tergoda oleh impuls.

Selain itu, kita juga diajarkan untuk tidak mudah tergoda oleh diskon besar-besaran yang seringkali membuat kita membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Melakukan pemeriksaan saldo secara teratur juga membantu kita mengendalikan pengeluaran dan membuat anggaran yang lebih baik.

Penggunaan uang tunai juga direkomendasikan dalam kakeibo, karena hal ini membuat kita lebih sadar akan apa yang kita belanjakan dan membantu kita untuk lebih disiplin dalam mengelola keuangan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip sederhana ini, kita dapat belajar mengelola keuangan dengan lebih bijak dan membentuk kebiasaan yang lebih sehat secara finansial.


Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk mengelola keuangan menggunakan metode kakeibo:


1. Mencatat seluruh pemasukan.

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencatat seluruh pemasukan setiap awal bulan, baik dari pemasukan rutin seperti gaji bulanan maupun penghasilan tambahan. Metode Kakeibo menyarankan Anda untuk mencatat keuangan dengan cara menulis memakai pena atau pensil di buku agar Anda benar-benar meresapi apa yang Anda catat. 


2. Nabung dulu, baru alokasi dana ke beberapa pos.

Metode Kakeibo menyarankan Anda untuk menyisihkan terlebih dahulu uang yang akan ditabung, baru mengalokasikan sisanya ke beberapa pos pengeluaran. Dalam metode Kakeibo, ada empat kategori pos pengeluaran, sebagai berikut:

Pertama, Survival atau kebutuhan pokok seperti biaya makan, tagihan, cicilan, dan kewajiban lainnya.

Kedua, Optional atau kebutuhan sekunder mencakup hiburan, makan di luar, dan sebagainya.

Ketiga, Culture atau kebutuhan untuk tambahan wawasan, contohnya buku, film, majalah, dan lain sebagainya.

Empat, Extra atau pengeluaran lainnya seperti beli kado untuk ulang tahun teman anak, uang melayat tetangga, dan lain sebagainya.


3. Bertransaksi pakai uang tunai.

Bertransaksi menggunakan kartu debit atau kredit sering kali membuat seseorang tidak sadar dengan jumlah uang yang dikeluarkan. Maka dari itu, cobalah untuk bertransaksi dengan uang tunai agar Anda bisa lebih sadar tentang berapa nominal yang sudah dikeluarkan untuk berbelanja.


4. Membuat pengingat di dompet.

Salah satu trik menarik yang bisa dilakukan untuk menabung adalah menyisipkan catatan pengingat di dompet dengan tulisan "Apakah kamu BENAR-BENAR membutuhkan barang ini?". Dengan demikian, Anda akan terus ingat untuk selalu melakukan pertimbangan sebelum melakukan transaksi belanja.


5. Tunggu 24 jam sebelum membeli barang.

Orang Jepang biasanya melakukan pertimbangan yang cukup lama sebelum memutuskan untuk membeli barang. Cobalah untuk tidak membiasakan diri langsung membeli barang yang disukai setelah melihatnya. Pikirkan terlebih dahulu setidaknya satu hari penuh untuk melihat apakah barang itu hanya sebatas keinginan atau benar-benar kebutuhan. Bila Anda masih berpikir tentang barang itu setelah satu hari, barang memang sesuai kebutuhan, dan keuangan mencukupi, belilah barang tersebut.


Sumber :

https://finansial.bisnis.com/read/20211103/55/1461831/apa-itu-kakeibo-jurus-jitu-nabung-dan-hidup-hemat-ala-jepang

https://www.beautynesia.id/life/mengenal-kakeibo-metode-mengatur-keuangan-ala-jepang-yang-bikin-cepat-kaya-raya/b-289141/3

https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20230413090513-33-429489/5-tips-menabung-ala-orang-jepang-dijamin-duit-cepet-kumpul

No comments:

Post a Comment

Related Posts