Sunday, June 5, 2022

Agar Gajian Bertahan hingga Akhir Bulan

5 Kebiasaan Setelah Gajian yang Bikin Uang Bertahan hingga Akhir Bulan

Uang gajian jangan sampai berlalu begitu saja, simak siasat agar uang bertahan lebih lama

22 November 2021

Mengatur gaji memang susah-susah gampang ya, Ma. Kalau tidak diatur dengan baik, maka uang gajian akan bertahan sebentar dan mudah sekali habis.  Tidak selalu fokus dengan gaji yang didapat selama sebulan, namun penting sekali untuk bisa mengelolanya dengan sebaik mungkin. 

Sebagai perencana keuangan, Melvin Mumpuni termasuk orang yang senang berbagi konten-konten menarik terkait finansial. Konten yang diunggah oleh Melvin pun dapat bermanfaat untuk belajar lebih jauh untuk merencanakan keuangan lebih baik lagi. 

Belum lama ini, Melvin sempat membagikan ritual seru yang dilakukannya agar uang gajian bisa tetap bertahan hingga akhir bulan. Jika Mama ingin ingin mengetahui beberapa kebiasaan setelah gajian agar uang bisa bertahan lama, kali ini Popmama.com telah merangkum tips dari Melvin Mumpuni. 

Penasaran seperti apa? Disimak dan diperhatikan dengan baik yuk, Ma!

1. Buatlah anggaran setiap kali menerima gaji  

Usai mendapatkan gaji, tak jarang banyak keluarga menjadikan momen ini sebagai waktu yang tepat untuk membeli keperluan rumah dalam rangka belanja bulanan. 

Belum lagi kalau ada barang-barang yang sedang diincar dan membuat uang gajian menjadi lebih cepat habis sebelum akhir bulan.

Dalam unggahan lima ritual sehabis gajian versi Melvin, dirinya menjelaskan bahwa penting sekali untuk membuat anggaran. Setiap kali menerima gaji, maka buatlah anggaran untuk lebih mengatur finansial.  

"Berapa pun uang kamu, perlu dianggarkan. Jika kita tidak bisa mengatur rezeki yang dirasa masih kecil, maka kita tidak bisa mengatur rezeki yang lebih besar," jelas Melvin.

Dengan mengatur anggaran dengan baik setiap kali sudah menerima gaji bisa membantu finansial lebih aman hingga akhir bulan. 


2. Memberikan donasi atau berbagi rezeki ke orang lain yang membutuhkan

Ketika sudah membuat anggaran keuangan setelah gajian, maka perlu juga untuk menyisihkan uang untuk berdonasi atau berbagi rezeki ke orang lain yang membutuhkan. 

"Kalau mau berdonasi, apakah harus menunggu uangnya besar? Kalau aku mulai membiasakan donasi online," kata Melvin. 

Dengan banyaknya cara berdonasi di era digital ini, Mama bisa memanfaatkannya dengan baik sesuai kebutuhan. 


3. Cobalah buat prioritas untuk melakukan investasi

Jika Mama ingin mempunyai tabungan jangka panjang untuk kehidupan anak ke depannya, maka penting sekali untuk melakukan investasi. 

Menurut Melvin, ini bisa dilakukan apabila dana darurat sudah dirasa aman dan mencukupi. Dengan banyaknya pilihan investasi yang ada, Mama perlu memilih produk yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.  

"Karena dana darurat sudah aman, jadi boleh langsung investasi. Buat aku investasi itu bukan disisihkan atau disisakan, tetapi menjadi prioritas," ucap Melvin. 


4. Tetap taat untuk membayar credit card

Sebagai seseorang yang ahli dalam mengelola keuangan, ada tips lain yang dibagikan oleh Melvin melalui unggahannya di Instagram. 

Poin keempat yang masuk ke dalam ritual setiap kali habis gajian, Melvin selalu taat untuk membayar credit card. 

"Caraku pakai kartu kreatif adalah mengubah semua pembayaran rutin (air, internet, telepon, dll) ke kartu kredit. Supaya tidak ada lagi telat bayar," jelas Melvin. 

Cara ini bisa menjadi alternatif tersendiri nih, Ma. 


5. Upgrade diri sendiri ke arah yang lebih baik

Apabila Mama masih memiliki uang yang cukup untuk digunakan untuk memperkaya nilai diri sendiri, khususnya dalam menambah ilmu. Cobalah untuk mencari kegiatan positif yang memang disukai, sisihkan uang agar bisa mengikuti kegiatan tersebut. 

"Kalau caraku adalah ikut webinar, beli audiobook, online course atau beli apa saja yang bisa menambah nilai diri kita," kata Melvin. 

Kegiatan positif yang bisa dilakukan melalui online pun dapat menambah nilai diri sendiri, termasuk meningkatkan kemampuan baru. Namun, Mama tetap perlu pastikan untuk mempunyai waktu luang yang cukup. 

Itulah beberapa rangkuman terkait kebiasaan setelah gajian yang membantu uang bertahan hingga akhir bulan. Bahkan anggaran finansial pun dapat digunakan ke kegiatan yang bermanfaat, bahkan bisa menambah nilai diri sendiri. 

Semoga tipsnya bisa membantu ya, Ma. 


Sumber :

https://www.popmama.com/life/health/fx-dimas-prasetyo/kebiasaan-setelah-gajian-yang-bikin-uang-bertahan-hingga-akhir-bulan/5

Sunday, March 20, 2022

Tips Aman di Tanggal Tua

Cerdas Atur Keuangan, Agar Aman di Tanggal Tua!

Di era sekarang, untuk mengatur pengeluaran dalam keuangan memang sudah sepatutnya diperhitungkan. Dengan gaji UMR, sebenarnya sudah bisa tercukupi. Tetapi, jika kita enggak bisa menghitung dan mengelolaanya, akhirnya kita bisa boncos!

Mengatur keuangan itu ternyata susah-susah gampang lho. Gampang saat ada uangnya karena habis gajian, tapi susah karena enggak ada uangnya saat sudah mendekati tanggal tua.

Mau sebesar apapun gaji yang diterima, jika tidak bisa mengelolanya, tetap akan boncos diakhir bulan. Sehingga, hal itu bisa menyebabkan kebingungan pada diri sendiri.

Untuk itu, dalam perhitungan gaji yang sudah ditetapkan, kita harus bisa menggunakannya dengan baik dan bijak. Sebab, pengelolaan keuangan sangat penting agar enggak merana di tanggal tua.

Berikut tips and trik yang bisa dilakukan untuk mengatur keuangan. 


Membuat Anggaran Bulanan

Ini adalah salah satu faktor utama yang perlu dilakukan lho! Sebab, tidak setiap bulan pengeluaran kita itu sama dengan yang sebelumnya.

Terutama, yang harus dilakukan ialah membuat daftar kebutuhan. Dilansir dari economy,okezone.com, kebutuhan yang dimaksud seperti kebutuhan pokok sehari-hari, membeli paket bulanan, bayar cicilan, dan kebutuhan yang memang harus diutamakan.


Menyisihkan Uang Setiap Hari

Percaya tidak percaya, tips ini sangat berpengaruh dalam keuangan lho! Dari pengeluaran yang kita lakukan setiap harinya, kita bisa menyisihkan uang kembaliannya dengan cara kita simpan di tempat khusus

Mengutip dari avrist.com, pernah dengar ungkapan “sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit?” Nah, dengan seberapapun uang yang disisihkan setiap harinya, percaya atau tidak, sudah pasti uang ini akan sangat membantu kita di masa mendatang. 


Berhemat

Melakukan penghematan bukan tanda seseorang itu pelit lho. Berhemat adalah suatu strategi seseorang dalam mengelola keuangannya.

Kadang, kita tidak bisa menghindari banyak keinginan yang dibeli dari hasil kerja sendiri. Tetapi, melakukan pemborosan seperti belanja online setiap bulannya, itu bukan sesuatu yang diharuskan.

Melakukan penghematan bisa menjadi langkah yang paling efektif dalam membantu keuangan kita, baik setiap akhir bulan, di masa depan, hingga di hari tua nanti.


Memasak untuk Bekal Sendiri

Hal ini berlaku untuk para laki-laki dan perempuan, tetapi kebanyakan laki-laki gengsi saat membawa bekal sendiri. Padahal, sebenarnya membawa makanan dari rumah itu sangat membantu dalam pengeluaran kita lho Be-emers!

Dilansir economy.okezone.com, saat kita memasak dan membawa bekal ketika bekerja, hal itu dipercaya 50 persen dapat menahan pengeluaran kita dibandingkan membeli makanan dari luar.


Hidup sederhana

Kita bisa menerapkan kehidupan yang sederhana dan hemat agar keuangan kita tetap aman dan terjaga. Seperti, saat gajian sudah turun kita tidak perlu melangsungkan foya-foya atau menghaburkan uang yang sekaligus bisa langsung menghambiskan 40 persen gaji kita.

Setidaknya, kita dapat menunggu waktu yang tepat untuk bisa berbelanja, seperti adanya diskon atau cashback dan berbelanja hanya sesuai kebutuhan saja.


Sumber :

https://bisnismuda.id/read/4697-dessy-fadia-haya/cerdas-atur-keuangan-agar-aman-di-tanggal-tua

Apa Itu Binary Option?

Apa Itu Binary Option? yang Membuat "Crazy Rich" Indra Kenz Terancam 20 Tahun Penjara 

"Crazy Rich" asal Medan Indra Kesuma atau yang dikenal dengan nama Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus penipuan pada investasi Binary Option melalui aplikasi Binomo dengan ancama hukuman 20 tahun penjara. 

"Ancaman hukuman terhadap yang bersangkutan 20 tahun. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik melakukan penangkapan dan akan segera melakukan penahanan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (24/2/2022). 

Lalu apa itu Binary Option? 

Apa kaitannya antara Binary option dan Binomo? 

Dan mengapa bisa disebut merugikan? 


Apa itu binary option? 

Binary option merupakan instrumen trading online yang cara kerjanya adalah dengan mengharuskan trader untuk memprediksi atau menebak harga suatu aset akan bergerak naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. 

Trader dapat memilih aset yang ditradingkan, umumnya berupa mata uang, indeks saham, kripto, hingga komoditas. Jika sudah menentukan aset yang ditradingkan, selanjutnya trader harus mempertaruhkan sebagian modal yang ia miliki untuk mendapatkan keuntungan. 


Apa itu Binomo?  

Sementara itu, Binomo merupakan platform atau sebagai media yang menyelenggarakan trading untuk instrumen binary option. Di tahun 2021 Bappebti telah melalukan pemblokiran terhadap 1.191 domain entitas investasi ilegal di bidang PBK, sedangkan khusus binary option sebanyak 92 domain, termasuk Binomo, IQ Option, Olymptrade, dan Quotex. 

Umumnya, trader akan mendapatkan keuntungan sebesar 60-90 persen jika tebakan mereka benar. Namun, jika tebakan mereka salah, semua modal yang dipertaruhkan dalam satu transaksi tersebut akan hilang. 

Indra Kenz dan Doni Salmanan afiliator binary option, disebut tipu banyak member Kasus Binary Option menjadi viral setelah pengakuan korban bernama Maru Nazara. Pemilik akun YouTube Panggung Inspirasi Official mengatakan, Indra Kenz dan Doni Salmanan merupakan afiliator yang bermain di Binary Option, dan menipu banyak member dengan total kerugian miliaran rupiah. 

"Indra Kenz dan Doni Salmanan adalah afiliator binary option, kalian harus diproses hukum kalian telah menjerumuskan banyak orang dan kalian afiliator dan bukan trader, kalian menipu dan memanipulasi, setiap orang yang loss kalian mendapat bagian 70 persen. 

Saya rugi Rp 540 juta, bahkan ada yang puluhan juta, miliaran, ada yang jual harta dan rumah, ada juga yang bercerai,” kata Maru Nazara. Aplikasi binary option, dinyatakan ilegal, diblokir, tapi tetap marak... Plt Kepala Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) Indrasari Wisnu Wardhana beberapa waktu lalu mengatakan, Binary Option tidak mendapat perizinan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, dan transaksinya dilarang. 

Bappebti juga tidak memberikan izin kepada aplikasi trading online binary option. “Bappebti tidak pernah menerbitkan izin untuk Binary Option karena merupakan kegiatan yang dilarang oleh UU PBK (Perdagangan Berjangka Komoditi) pasal 1 angka 8 UU No 10 tahun 2011 tentang Perubahan atas UU No 32 tahun 1997,” kata Wisnu kepada Kompas.com, Selasa (25/1/2022). 

Sementara itu, Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongam L Tobing mengungkapkan, beberapa platform binary option seperti Binomo dan yang lainnya memang telah diblokir sejak tahun lalu. Namun, perkembangan teknologi yang pesat didukung oleh penawaran dan permintaan yang ada membuat platform binary option terus bermunculan. 

“Binary option sudah cukup banyak yang kita blokir tahun lalu, tapi masih marak. Platform ini kebanyakan berasal dari luar negeri, dan penawaran binary option ini tetap ada di internet dan media sosial karena adanya supply dan demand-nya juga,” kata Tongam kepada Kompas.com, Senin (31/1/2022).


Sumber :

https://money.kompas.com/read/2022/02/25/085500926/apa-itu-binary-option-yang-membuat-crazy-rich-indra-kenz-terancam-20-tahun?page=all.

Wednesday, January 5, 2022

Value Investing

Lo Kheng Hong: Tips Cari Saham Mercy Seharga Avanza

05 January 2022 09:30


Investor kawakan pasar modal, Lo Kheng Hong mengakui sampai saat ini tetap menerapkan strategi investasi untuk menemukan saham super dengan harga yang lebih murah dari harga wajarnya atau disebut value investing.

Meski hal itu dinilai cukup sulit untuk sebagian orang, Lo tetap menjalankan value investing sampai sekarang.

"Biasanya yang ngomong begitu [sulit] yang gak punya saham, andai kata punya, sahamnya sedikit. Tapi kalau orang yang sahamnya banyak, nggak ngomong seperti itu. Tetap dia value investing tetap berjalan, beli Mercy harga Avanza," kata Lo Kheng Hong, dalam siniar yang dipublikasikan Syailendra Capital, dikutip Rabu (5/1/2022).

Lo juga menuturkan, berdasarkan pengalaman yang dia alami selama ini, investasi di instrumen saham tetap menjadi pilihan terbaik kendati ia mempunyai investasi di aset lain seperti properti.

"Ada sedikit, berbentuk vila, saya punya vila di Puncak, saya tinggal di sana. Saya tidak investasi di tempat lain, saham is the best choice. Tapi yang saya yakini belum dipercaya 99% masyarakat Indonesia, mereka taruh di bank, properti. Di kepala saya sudah tercantum, saham is the best choice," beber Lo.

Sebelumnya, berbekal ilmu value investing tersebut, Lo menerapkannya dalam berinvestasi di emiten-emiten yang mengolah komoditas sumber daya alam (SDA).

Hampir sebagian besar cuan atau keuntungan yang dibukukan investor kenamaan ini justru berasal dari saham-saham yang berbasis komoditas.

Alasannya, pergerakan harga komoditas yang fluktuatif menjadi kesempatan untuk mendapatkan untung besar.

"Saya banyak mendapatkan keuntungan dari saham komoditas. Dulu ada PT Timah Tbk (TINS), PT Indika Energy Tbk (INDY) perusahaan batu bara, ada PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), karena komoditas itu berfluktuasi," kata Lo, Sabtu (24/10/2020).

Ia juga selalu mencermati pergerakan harga komoditas. Contohnya, dia tahu jika harga batu bara berfluktuasi dari harga US$ 100/ton dan drop ke US$ 50/ton, tapi bisa berbalik arah dalam waktu yang sangat cepat.

"Saya membeli saham batu bara ketika bad time, saat harganya murah. Saya beli, saya simpan karena saya tahu, suatu hari harganya pasti akan ke US$ 100/ton. Ketika harga batu bara ke US$ 100, perusahaan batu bara untung besar dan harga sahamnya naik 4.000% dan saya jual," bebernya.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/market/20220105082722-17-304655/lo-kheng-hong-tips-cari-saham-mercy-seharga-avanza?

Sunday, December 12, 2021

Bukan Sumber Dana Daruratmu

Perhatikan! 4 Hal Ini Bukan Sumber Dana Daruratmu

Dana Darurat merupakan salah satu pondasi dasar untuk mengukur seberapa sehat keamanan keuangan yang kita miliki, ibarat rumah kalau pondasinya nggak kuat, nggak kokoh pasti diterpa angin, hujan, maupun cuaca ekstrim lainnya pasti roboh, sama halnya dengan kondisi keuangan yang kita miliki, sebegitu pentingnya peran dana darurat, agar kita tidak mudah mengalami kesulitan keuangan, ada baiknya kita sesegera mungkin menghimpun dana darurat yang kita miliki.

Besar dana darurat pastinya sudah disesuaikan dengan kebutuhan status, kebutuhan, setiap individu berbeda-beda, karena jumlahnya yang mungkin terbilang cukup besar bagi setiap individu dengan kemampuan dan kondisi keuangan yang berbeda, maka kabar baiknya dana darurat bisa dicicil, tidak harus dihimpun dalam satu waktu, harus sebesar dengan kebutuhan kita, namun jika ada yang memutuskan demikian pun juga tidak masalah, hal tersebut bagus adanya, tinggal sekarang melakukan diversifikasi penyimpanannya, agar bisa melawan laju inflasi.

Nah kasus di atas adalah contoh bagi kita yang baru paham betapa pentingnya dana darurat, dan yang telah memiliki dana darurat, lalu, berikut adalah beberapa poin tentang salah kaprahnya asal atau sumber dana yang kelak akan kita gunakan sebagai dana darurat kita, apa saja? bisa dilihat poin per poinnya.


1. Segala Instrumen Utang, KTA, Pinjaman Online, Kartu Kredit.

Hayo siapa yang disini masih berpikir demikian?, kalau-kalau dalam keadaan terdesak, instrumen utang merupakan dana darurat yang bisa memenuhi kebutuhan kita dalam keadaan terjepit? ngaku! jujur! sedari sekarang! Kalau pun masih melakukan hal demikian, ya bisa dibilang lumrah atau sah-sah aja sih, tapi dengan catatan apabila posisi kita memang sedang dalam tahap baru menghimpun dana darurat dan kita membutuhkan dana yang besar.

Kalau pun kecil selama masih mampu di selesaikan dengan sejumlah uang yang kita miliki, dan sudah kita rencanakan sebagai dana darurat, lebih baik menggunakan uang tersebut. Dan bila dalam jumlah besar, mungkin kita bisa menggunakan fasilitas cicilan di sini.

Begini penjelasannya, namanya dana darurat kita terdesak, kalau kita berutang justru akan menambah beban bunga yang harus kita bayar lagi, baik dalam bentuk apapun itu instrumen utangnya, namun seperti yang disebutkan mungkin lumrah kalau kita sedang dalam tahap menghimpun dana darurat, dan butuh dalam jumlah besar, di sebagian kasus nyata, sah-sah saja misal menggunakan kartu kredit sebagai dana darurat dengan beberapa catatan.

Menggunakan kartu kredit untuk dana darurat harus melunasi sebelum tagihan kita terbit, atau membayar penuh sesuai yang kita sudah gunakan dan bukan pembayaran minimum, pun juga memperhatikan tanggal jatuh temponya, guna menjaga kredibilitas kita dimata kreditur apabila mau menggunakan instrumen utang sebagai dana darurat, namun sejujurnya tidak disarankan.


2. Uang Milik Orang Tua.

Begini, sebenarnya menggunakan uang milik orang tua kita sebagai dana darurat bisa dilihat dalam berbagai macam sudut pandang semuanya tergantung kondisi keuangan orang tua kita, pengalaman yang kita tahu, serta cara berpikir kita, karena bagi Sebagian dari kita yang memiliki orang tua yang bisa dibilang sehat secara keuangan akan sangat lumrah menjadikan orang tua sebagai tumpuan kebutuhan keuangan kita dalam kondisi terdesak, namun tidak bagi kita yang datang dari generasi sandwich.

Menjadikan uang milik orang tua sebagai dana darurat bukanlah pilihan yang bijak, selain bergantung juga pada bantuan kita, masa iya sih kita tega meminta Kembali uang yang sudah kita berikan kepada orang tua kita, untuk kita gunakan Kembali, karena kondisi keuangan kita juga mengkhawatirkan.

Namun begini, sebagai pribadi yang seharusnya mandiri dan sehat secara keuangan, tidak semestinya kita menyulitkan kondisi keuangan orang tua kita, meskipun kita memang ternyata dalam kondisi kesulitan secara keuangan, namanya dalam proses mandiri, hal tersebut lumrah sebagai tantangan yang harus kita lewati, meskipun akan ada dari kita yang mengatakan, kondisi meminjam uang kepada orang tua lebih baik ketimbang terkena bunga dari instrumen utang.

Yes!, jawabannya bisa jadi benar-benar saja, tapi pasti Sebagian yang tetap pada pendirian lebih baik terkena bunga ketimbang menjadi beban orang tua pun juga bisa benar, pada akhirnya, kita pelan-pelan saja untuk mulai melepaskan beban orang tua kita, apabila kita belum mampu langsung sepenuhnya, karena Kembali lagi, kondisi keuangan setiap orang berbeda-beda, yang penting, tercapai tujuan keuangan kita mandiri secara dana darurat bermanfaat!


Sumber :

https://finance.detik.com/perencanaan-keuangan/d-5852148/perhatikan-4-hal-ini-bukan-sumber-dana-daruratmu-1.

Saturday, September 11, 2021

Cara Jadi 'Sultan' di Umur 25 Tahun

3 Cara Jadi 'Sultan' di Umur 25 Tahun

11 September 2021


Masih ingat gaji pertama kamu habis untuk beli apa saja? Handphone baru, fesyen terbaru, perawatan wajah, atau travelling? Wajar, namanya juga gaji pertama. Pastinya semua wishlist dari zaman kuliah satu per satu diupayakan bisa wujudkan. 

Tapi, ingat jangan sampai kebablasan. Apalagi kalau dari semua wishlist tersebut bersifat konsumtif dan tidak ada nilai investasi. Punya penghasilan sendiri artinya harus mandiri mengatur keuangan pribadi. Beli baju baru boleh saja, tapi di zaman canggih seperti sekarang banyak sekali vendor penyewaan baju dengan langganan per hari, per minggu, atau per bulan.

"Sehingga pengeluaran kamu sudah terukur," ungkap Tim Analis OCBC NISP, dilansir dari keterangan resminya, Sabtu, 11 September 2021.

Dengan kira-kira pendapatan bulanan sebesar Rp7,5 juta, yuk simak tips menuju kaya bak sultan saat usia 25 tahun nanti. 

Pertama, setiap penghasilan rutin yang terima langsung dipisahkan 50 persen untuk kebutuhan inti, kurang lebih sebesar Rp3,75 juta harus mencukupi untuk biaya transportasi per bulan, sewa tempat tinggal, kebutuhan kesehatan, dan biaya cicilan. 

"Kalau tidak cukup, artinya harus ada yang dikurangi yang sifatnya konsumtif, misalnya, tidak perlu nyicil sesuatu untuk saat ini," tukasnya.

Kedua, 30 persen dipergunakan untuk dinikmati atau kurang lebih sebesar Rp2,2 5juta. Pada aspek ini tentu dianggarkan untuk senang-senang. Misalnya, belanja bulanan, makan di resto kece, member gym, nonton bioskop, dan jalan-jalan. Kalau tak cukup, member gym ditunda dulu. 

"Sebagai ganti, lari pagi depan rumah atau pilih-pilih event untuk makan di luar," kata Tim Analis OCBC NISP.

Ketiga, ini yang paling wajib dan bukan disisakan paling akhir. Wajib hukumnya untuk disisihkan di awal sebesar 20 persen untuk tabungan atau kurang lebih sebesar Rp1,5 juta. Ini untuk persiapan dana pensiun, dana darurat, dan investasi yang memang bersifat jangka panjang. 

"Karena memang tujuannya untuk jangka panjang maka sebaiknya mencari investasi yang tidak tergerus inflasi dan bertumbuh, misalnya, reksa dana saham. Belum telat untuk memulai investasi. Berinvestasi pada reksa dana saham pun tidak harus dengan nominal besar, bahkan bisa mulai dengan minimum Rp20 ribu," ucapnya.

Adapun semua risiko yang berpotensi terjadi pada reksa dana dapat dimitigasi jika melakukan perencanaan dan manajemen investasi yang baik. Kuncinya adalah rutin dalam berinvestasi dan tentukan jangka waktu investasi.

"Yang penting selalu ingat financially fit itu mulai dari meningkatkan pemahaman dasar, memperbaiki kebiasaan manajemen keuangan yang salah, dan meluruskan mindset terkait finansial yang keliru. Sehingga, kamu dapat mengambil keputusan keuangan yang tepat," pungkasnya.


Sumber :

https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/9K5Qm23K-3-cara-jadi-sultan-di-umur-25-tahun

Sunday, August 8, 2021

Berapa Persen Gaji untuk Investasi?

Berapa idealnya dana investasi?

Selasa, 08 Desember 2020

Risza Bambang CFP, Founder OneShildt Financial Planning, menyebut, seseorang mesti memutuskan berapa persen alokasi dana untuk investasi. Secara umum, idealnya alokasi untuk investasi sebanyak 10% dari pendapatan. 

Namun hal ini kembali bergantung pada kondisi gaya hidup dan kesehatan keuangan masing-masing individu. “Orang yang bisa mengelola gaya hidupnya lebih baik, seharusnya dia bisa investasi lebih dari 10%,” kata Risza ketika dihubungi, Selasa (8/12).

Risza mengatakan, jika rasio kemampuan menabung (selisih pendapatan dikurangi pengeluaran) lebih dari 10%, maka seseorang bisa mengalokasikan investasi lebih dari 10%. Bisa berkisar 10% sampai 40%, tergantung rasio kemampuan menabung. “Semakin besar rasionya, harusnya itu suatu keuntungan bagi orang tersebut untuk bisa pensiun lebih cepat,” ucap dia.

Kemudian, ada dua hal yang harus dipertimbangkan sebelum memilih instrumen investasi. 

Pertama, keuntungan ganda (capital gap), apakah instrumen instrumen investasi memiliki nilai tambah yang besar. 

Kedua, apakah instrumen investasi itu bisa menghasilkan pendapatan yang regular.

Risza menilai, investasi logam mulia (emas batangan) bisa menjadi opsi instrumen investasi. Selain logam mulia yang merupakan universal currency, juga merupakan pilihan investasi yang aman. Selama emas batangan lebih sedikit pasokannya daripada permintaannya maka secara rata-rata harganya akan naik terus dalam jangka panjang.

Kemudian, opsi lain untuk investasi adalah investasi di saham. Namun, bagi yang ingin berinvestasi saham, Risza mengingatkan agar mempunyai pengetahuan cukup mengenai saham dan mesti jeli dalam memilah-milah saham yang memiliki prospek bagus.

“Saham (bisa memiliki) keuntungan ganda. Saham kalau dia blue chip nilainya meningkat, sementara dia bisa memberikan deviden jadi ada fixed income,” ujar dia.

https://newssetup.kontan.co.id/news/berapa-idealnya-dana-investasi


Berapa Jumlah Ideal yang Harus Diinvestasikan atau Ditabung? Ini Jawabannya

Investasi yang dilakukan berpotensi untuk memberikan penghasilan pasif kepada Anda secara teratur. Tentukan berapa nilai penghasilan pasif yang diinginkan dari investasi yang Anda lakukan secara teratur.


Ketahui Profil Resiko Anda

Profil resiko terdiri dari 3 yaitu konservatif, moderat, atau agresif dan hal ini tentu saja berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Jika Anda menginginkan tingkat pengembalian yang tinggi, maka sudah seharusnya bersedia menanggung resiko yang lebih tinggi. Anda juga harus bersedia melihat pergerakan nilai investasi yang naik dan turun secara drastis.


Jangka Waktu Investasi

Jangka waktu investasi akan sangat menentukan jenis instrumen investasi yang mampu memberikan tingkat imbal hasil yang optimal. Jika Anda bertujuan untuk berinvestas dalam rentang waktu 10 – 15 tahun, maka saham bisa menjadi pilihan investasi yang mampu memberikan hasil optimal dalam rentang waktu tersebut. Jadi, tentukan jangka waktu investasi yang akan Anda pilih sebelum memutuskan berapa jumlah uang yang perlu disisihkan setiap bulannya.


Nilai Ideal yang Harus Diinvestasikan Setiap Bulan

Anggaran yang banyak disarankan oleh ahli keuangan adalah 50/30/20, dimana Anda menggunakan 50% untuk biaya hidup seperti makan, transpotasi, dan lainnya, selanjutnya 30% untuk membayar hutang, dan 20% untuk tabungan dan investasi. Kami juga setuju dengan rekomendasi yang diberikan di atas yaitu menghemat sekitar 20% dari total penghasilan bulanan Anda. Namun, jumlah tersebut bukanlah angka yang tetap dan harus diikuti, sebab kondisi keuangan masing-masing orang berbeda. Artinya jika Anda memiliki penghasilan yang lebih tinggi dari rata-rata penghasilan yang didapatkan masyarakat. Jumlah tabungan dan investasi yang disisihkan setiap bulan bisa lebih besar dari patokan di atas. Atau jika Anda merasa nilai 20% terlalu besar dengan jumlah penghasilan yang didapatkan. Persentase 20% bisa diturunkan lagi untuk menyesuaikan agar jangan sampai terbebani dengan


Alasan di Balik Nilai 20% Merupakan Jumlah Ideal

Berdasarkan perhitungan kasar, dimana Anda mulai mendanai pada usia 20-an dengan rata-rata imbal hasil 5% setahun. Jumlah 20% dari total penghasilan yang didapatkan merupakan jumlah yang sangat ideal untuk mencapai kemandirian finansial di masa depan. Artinya dengan hasil investasi yang Anda lakukan sejak usia muda, Anda tidak perlu lagi bekerja sepanjang usia untuk menikmati masa tua nantinya.


Apa yang Harus Dilakukan Saat Anda Tidak Mampu Menyimpan 20%?

Misalnya saja saat ini Anda sudah berkeluarga dengan penghasilan Rp 2 Juta setiap bulan, tentu saja jumlah 20% untuk berinvestasi menjadi hal yang sangat memberatkan untuk dilakukan. Saat kondisi di atas terjadi jangan gunakan patokan 20%, tetapi sisihkan uang sedikit demi sedikit secara bertahap. Anda bisa memulai investasi dengan menyisihkan 5% dari penghasilan bulanan yaitu Rp 100.000. Dengan nilai uang tersebut, investasi sudah bisa Anda lakukan melalui KoinWorks yang menawarakan imbal hasil mulai dari 18% bunga efektif dalam setahun. Dengan modal Rp 100.000 setiap bulannya, tentu saja tidak terlalu memberatkan Anda yang saat ini memiliki penghasilan yang pas-pasan. Jika penghasilan sudah meningkat, mulailah menambah persentase untuk diinvestasikan yaitu 10%, 15%, sampai pada akhirnya mampu mencapai 20%.

https://koinworks.com/blog/jumlah-ideal-dipengalokasian-danakan-ditabung/


Berapa Uang Yang Harus Disisihkan Tiap Bulannya Untuk Investasi Saham?

Kita perlu menyisihkan sebagian uang untuk ditempatkan di instrumen investasi. Karena investasi di jaman sekarang, bukan lagi kebutuhan tapi juga keharusan. Bisa di investasi properti, emas, atau saham. Fungsinya untuk mempersiapkan masa depan finansial yang lebih baik. Namun yang menjadi pertanyaan banyak calon investor adalah: Berapa idealnya besaran dana yang harus disisihkan setiap bulannya untuk investasi?

Cara ini paling sederhana adalah menentukan kita mau menyisihkan berapa persen dari penghasilan untuk investasi. Para ahli menyarankan sekitar 20-30% dari jumlah uang yang kita miliki untuk diinvestasikan di instrumen investasi jangka panjang seperti saham.

Seorang miliarder Hong Kong, Li Ka-Shing, berbagi tentang bagaimana mengelola uang dengan bijak menurut versinya. Ia menguraikan tentang cara pengelolaan uang yang sangat mudah.

No matter how much you earn, always remember to divide it into five parts proportionately. Always make yourself useful. – Li Ka-Shing

Tidak peduli seberapa banyak uang yang kamu dapatkan, selalu ingat untuk membagi uangmu ke dalam 5 bagian yang proporsional. Selalu membuat dirimu berguna. – Li Ka-Shing

Masing-masing uang yang dibagi memiliki peruntukannnya sendiri. Salah satu dari 1/5 bagian itu diinvestasikan.

Saya sendiri tidak membuat batasan berapa persen seperti di atas. Saya tidak terlalu banyak membuat perhitungan yang terlalu njlimet soal berapa persen uang yang harus disisihkan dari penghasilan setiap bulannya untuk investasi. Lagipula penghasilan saya juga tidak tetap, maklum trader full time. Saya lebih cenderung memasukkan uang SEMAKSIMAL MUNGKIN ke dalam pasar saham. Yang penting uang tersebut adalah uang dingin atau idle money (dana menganggur) .

Uang dingin atau idle money yang dimaksud adalah uang yang tidak dimaksudkan untuk keperluan tertentu atau mendesak. Artinya di luar dana kebutuhan sehari-hari, asuransi, dana darurat, uang pendidikan anak, uang cicilan rumah, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah supaya kita tetap tenang berinvestasi dan idak terlalu khawatir apabila misalnya hasil investasi sedang kurang terlalu baik.

Apakah Anda menggunakan cara berapa persen dari penghasilan atau cara lainnya, tidaklah terlalu penting. Yang penting, Anda memulai berinvestasi sejak dini dan tidak menunda investasi saham. 

http://www.juruscuan.com/investasi/361-berapa-uang-yang-harus-disisihkan-tiap-bulannya-untuk-investasi-saham

Related Posts